Kekasih – kekasih Allah ……

 

 

“Kekasih-kekasih Allah” untuk
Ringkasan Tausiah Ta’lim Uje
==================

“Kekasih-kekasih Allah”

Setiap manusia pasti ingin mnjdi kekasih Allah.. Siapakah yang( berhak mnjdi “kekasih Allah”? KEKASIH ALLAH yaitu mereka yang.

(1) Gemar BERTAUBAT
Jika kita ingin bahagia, gemarlah bertaubat. Krn banyaknya dosa pasti akan membuat hidup gelisah. Bertaubat tdklah skedar mengucap istighfar.

(2) Gemar BERDZIKIR kpd Allah
dgn tasbih (subhanallah), tahmid (alhamdulillah), tahlil (laa ila hailallah), dan takbir (Allahu Akbar)

(3) Gemar membina SILATURAHIM
Silaturahim dr kata asiilah (ikatan yang( kokoh) dan arrahmi (tempat seorg ibu meletakkan bayi dlm kandungan), jdi artinya adlh “ikatan persaudaraan seolah antara kita & dia lahir dr kandungan ibu yang( sama”

(4) Gemar TAHAJUD/QIYAMUL LAIL
Allah tdk melihat juml rakaat, melainkan kesungguhan cinta umatNya, meski sedikit asal istiqomah.

(5) Gemar MEMBACA AL QUR’AN

(6) TDK prnh MEMBUKA AIB orang
Allah saja tdk suka membuka aib seseorang, maka Ia benci pd org ?g( gemar membuka aib org lain. Kalaupun kita msh dihormati org, itu tak lain tak bukan krn Allah msh menutupi aib kita.

(7) Bergaul dgn ORG2 SHOLEH/AHLI SURGA…yaitu:
para nabi
orang yang( lurus sepanjang hidupnya
orang yang( membela kebenaran
orang yang( sholeh

(8) Gemar MEMAAFKAN kesalahan org lain, bahkan sblm ybs meminta maaf. Memaafkan lbh sulit drpd meminta maaf, tak heran bila pahalanya lbh besar.

(9) Gemar melakukan SHALAT JAMAAH

(10) Tdk membuang2 WAKTU
Perang plg dahsyat adlh perang melawan waktu. Bila kita trlambat shalat Subuh –misal– sampai kiamat pun takkan terbayar/terganti wkt tsb.
Jadi waktu bukanlah uang, melainkan waktu adlh iman, waktu adlh amal sholeh, & waktu adlh tawashoubilhaq dan tawashoubissobr..

(11) Memelihara waktu SHALAT
“Sesungguhnya orang2 munafik itu menipu Allah, pdhal Allah (balas) menipu mereka. Dan apabila mereka berdiri untuk shalat mereka berdiri malas-malasan, mereka memamerkan ibadahnya kpd banyak orang dan tidak mengingat Allah kecuali sngt sedikit” (An-Nisa’:142)

About these ads

Komentar ditutup.