======KEPEMIMPINAN MENURUT AL QURAN========= by.Firdaus Armawandi

Firdaus Armawandi

======KEPEMIMPINAN MENURUT AL QURAN=========

” Apakah hukum Jahiliyah yang mereka kehendaki, dan (hukum) siapakah yang lebih baik daripada (hukum) Allah bagi orang-orang yang yakin ?”. (Qs : 5 :50)

Kepemimpinan adalah proses memberi contoh oleh pemimpin kepada masyrakat dalam upaya mencapai tujuan rakyatnya

Pemimpin itu di depan bila ia memimpin komando dan menjadi teladan. Pemimpin juga di tengah ketika ia mendengarkan suara hati masyarakatnya dan ikut merasakan apa yang dialami masyarakatnya. Terkadang pemimpin berada di belakang ketika masyarakat perlu dukungan dan dorongan. Berarti pemimipin adalah makhluk serba bisa. Untuk itu diperlukan prinsip-prinsip yang menjadi dasar karakter seorang pemimpin agar mampu mengemban kepemimpinan ke arah yang diharapkan semua pihak.

Beberapa kriteria kepemimpinan dalam islam :

1. Menggunakan Hukum Allah
Dalam berbagai aspek dan lingkup kepemimpinan, ia senantiasa menggunakan hukum yang telah di tetapkan oleh Allah, hal ini sebagaimana ayat ;

“Hai orang-orang yang beriman, taatilah Allah dan taatilah Rasul (Nya), dan ulil amri di antara kamu. Kemudian jika kamu berlainan pendapat tentang sesuatu, maka kembalikanlah ia kepada Allah (Al Quran) dan Rasul (sunnahnya), jika kamu benar-benar beriman kepada Allah dan hari kemudian. Yang demikian itu lebih utama (bagimu) dan lebih baik akibatnya”. (Qs : 4:59)

Melalui ayat di atas ta’at kepada pemimpin adalah satu hal yang wajib dipenuhi, tetapi dengan catatan, para pemimpin yang di ta’ati, harus menggunakan hukum Allah, hal ini sebagaimana di nyatakan dalam ayat-Nya yang lain :

“Ikutilah apa yang diturunkan kepadamu dari Tuhanmu dan janganlah kamu mengikuti pemimpin-pemimpin selain-Nya. Amat sedikitlah kamu mengambil pelajaran (daripadanya)”. (Qs: 7 :3)

“..Barangsiapa yang tidak memutuskan menurut apa yang diturunkan Allah, maka mereka itu adalah orang-orang yang kafir…” (Qs :5:44)
“..Barangsiapa tidak memutuskan perkara menurut apa yang diturunkan Allah, maka mereka itu adalah orang-orang yang zalim…” (Qs: 5 45)
“..Barangsiapa tidak memutuskan perkara menurut apa yang diturunkan Allah, maka mereka itu adalah orang-orang yang fasik..” (Qs: 5 :47)

” Apakah hukum Jahiliyah yang mereka kehendaki, dan (hukum) siapakah yang lebih baik daripada (hukum) Allah bagi orang-orang yang yakin ?”. (Qs : 5 :50)

Telah kita lihat dan rasa betapa beberapa dekade kepemimpinan bangsa kita terasa teramat sedikit yang dapat kita ambil pelajaran

Dan bagi kaum muslimin Allah telah dengan jelas melarang untuk mengambil pemimpin sebagaimana ayat;

“Hai orang-orang yang beriman, janganlah kamu mengambil orang-orang Yahudi dan Nasrani menjadi pemimpin-pemimpin(mu); sebahagian mereka adalah pemimpin bagi sebahagian yang lain. Barangsiapa diantara kamu mengambil mereka menjadi pemimpin, maka sesungguhnya orang itu termasuk golongan mereka. Sesungguhnya Allah tidak memberi petunjuk kepada orang-orang yang zalim”. (Qs : 5 : 51)

betapa hari hari yang telah kita lalui…para pemimpin peminpin kita teramat sangat takut terhadap orang orang kafir bahkan bertekuk lutut kepadanya…….inilah sebenarnya pemimpin kita yang kurang cerdas dan takut mati….hanya memikirkan diri sendiri tanpa memikirkan rakyatnya.

About these ads

Komentar ditutup.