***Amalan Menuju Surga*** by .Forgiveness Allah

Forgiveness Allah

~ Bismillahirrahmanirrahim ~

***Amalan Menuju Surga***

Assalaamu’alaikum warahmatullahi wabarakatuh

Saudaraku, di antara bentuk kemurahan Alloh atas hamba-hambaNya, Dia telah mengutus Muhammad shollallohu ‘alaihi wa sallam sebagai nabi dan rosul-Nya yang terakhir ke muka bumi ini, sehingga tidak ada nabi dan rosul lagi setelah diutusnya beliau sampai hari kiamat. Dengan diutusnya beliau, maka tidak ada kebaikan yang akan menyampaikan kita kepada Surga dan keridhoan Alloh kecuali dengan mengikuti apa-apa yang diajarkannya.

Begitu pula, tidak ada satupun keburukan dan kejelekan yang akan memasukkan kita ke Neraka dan meraih murka-Nya melainkan beliau telah memperingatkan umatnya untuk tidak mengerjakannya. Semua itu telah beliau jelaskan seluruhnya. Sehingga tidak ada alasan lagi bagi kita untuk melalaikan atau meninggalkan ajaran Islam yang sesuai sunnah Rosululloh shollallohu ‘alaihi wa sallam.

Dari Abu Dzar rodhiyallohu ‘anhu, ia berkata : “Rosululloh shollallohu ‘alaihi wa sallam telah meninggalkan kami. Dan tidaklah seekor burung yang mengepakkan kedua sayapnya melainkan beliau telah menyebutkan kepada kami pengetahuan tentangnya. Beliau bersabda : “Tidak ada sesuatu yang mendekatkan kalian kepada Surga dan menjauhkan kalian dari Neraka melainkan sungguh semua itu telah dijelaskan kepada kalian.” ( HR. Thobronie dalam Mu’jamul Kabir dan dishohihkan Syaikh Al Albani rohimahulloh dalam ash-Shohihah no. 1803 )

Saudaraku, ketahuilah sesungguhnya Surga dan segala keindahan yang terdapat di dalamnya merupakan tempat yang sangat dirindukan oleh setiap orang yang mengenalnya. Ia disiapkan Alloh Subhaanahu wa Ta’aala bagi hamba-hamba yang dirohmati-Nya.

Siapa yang memasukinya sungguh ia adalah orang yang sangat beruntung. Dan siapa yang tidak menjadi penghuninya, sungguh ia adalah orang yang celaka lagi hina. Surga tidak akan bisa dimasuki oleh mereka yang mati dalam kondisi kafir kepada Alloh dan Rosul-Nya meskipun pada saat matinya ia masih tercatat sebagai pemegang kartu penduduk yang beragama Islam. Apalah gunanya pengakuan atau atribut Islam yang melekat pada dirinya, jika keyakinan, ucapan atau amalnya justru menunjukkan kekafiran dan kemunafikannya, sedangkan Alloh Subhaanahu wa Ta’aala telah menetapkan hukum-Nya dengan firman-Nya :

“…Barangsiapa yang murtad ( kafir setelah Islam ) di antara kamu dari agamanya, lalu dia mati dalam kekafiran, maka mereka itulah yang sia-sia amalannya di dunia dan di akhirat, dan mereka itulah penghuni neraka, mereka kekal di dalamnya.” ( QS. Al Baqoroh ; 2 : 217 )

Saudaraku, berikut di antara amalan yang akan menghantarkan seseorang ke dalam Surga sebagaimana dijelaskan Alloh dan rosul-Nya. Apa yang tersebut di sini hanyalah sebahagian kecil saja sedangkan yang belum tersebut masih sangatlah banyak. Walau pembahasan ini sangat singkat, semoga tetap membawa manfaat yang banyak bagi kita semua.Aamien

~ Pertama, beriman dengan benar tanpa dicampuri kesyirikan, kemunafikan, dan kekufuran lainnya. Kemudian beramal sholih dengan ikhlas dan sesuai tuntunan Rosululloh shollallohu ‘alaihi wa sallam sampai akhir hayatnya.

~ Kedua, menghadiri majelis Ilmu yang di dalamnya diajarkan Islam yang sesuai sunnah Rosululloh shollallohu ‘alaihi wa sallam-ajaran Islam yang bersih dari campuran syirik, bid’ah, dan penyimpangan lainnya-.

Rosululloh shollallohu ‘alaihi wa sallam bersabda : “Barangsiapa yang menempuh jalan untuk menuntut ilmu maka Alloh akan memberikannya salah satu pintu menuju Surga. Dan sesungguhnya para malaikat benar-benar menaungi sayapnya karena ridho dengan para penuntut ilmu. Dan sesungguhnya orang berilmu dimintakan ampunan oleh makhluk di langit dan makhluk di bumi hingga ikan-ikan yang ada di lautan. Dan keutamaan orang berilmu atas seorang ahli ibadah seperti keutamaan bulan purnama atas bintang-bintang di langit. Sesungguhnya para ulama itu adalah pewaris para Nabi dan sesungguhnya para Nabi tidak memariskan dinar dan dirham. Mereka mewariskan ilmu. Maka barangsiapa yang mengambilnya, ia telah mengambil bagian yang banyak .” ( HR. Ahmad, Tirmidzi dan Abu Dawud )

 

~ Ketiga, membaca Sayyidul Istighfar dengan penuh keyakinan di waktu pagi dan petang
( HR. Nasaaie no. 5537, Tirmidzi no. 3721); Siang dan malam ( HSR. Bukhori ).

Dari Syadad bin Aus rodhiyallohu ‘anhu dari Nabi shollallohu ‘alaihi wa sallam, beliau bersabda : “Penghulu Istighfar yaitu :

“Ya Alloh Engkau adalah Robb-ku, Tidak ada yang berhak diibadahi dengan sebenarnya kecuali hanya Engkau. Engkaulah yang telah menciptakanku dan aku adalah hamba-Mu. Aku tetap di atas ikatan dan perjanjian dengan-Mu sesuai kesanggupanku. Aku berlindung kepadaMu dari segala kejahatan yang telah aku lakukan. Aku mengakui nikmat-Mu kepadaku dan aku mengakui dosaku. Ampunilah aku karena sesungguhnya tidak ada yang dapat mengampuni segala dosa melainkan hanya Engkau.”

“Barangsiapa yang mengucapkannya dengan penuh keyakinan di waktu siang lalu ia mati sebelum waktu sore maka sesungguhnya ia termasuk penghuni Surga. Dan barangsiapa yang mengucapkannya dengan penuh keyakinan di waktu malam kemudian ia mati sebelum datangnya subuh maka ia termasuk penghuni Surga.” ( HSR. Bukhori dalam shohihnya no. 6323 )

~ Keempat, menyingkirkan dahan pohon agar tidak mengganggu kaum muslimin.

Dari Abu Huroiroh rodhiyallohu ‘anhu, ia berkata : Rosululloh shollallohu ‘alaihi wa sallam bersabda : “Ada seseorang melewati dahan pohon yang menghalangi jalan. Lalu ia berkata : ‘Demi Alloh, sungguh aku benar-benar akan menyingkirkan dahan itu agar tidak mengganggu kaum muslimin’, maka dengan sebab itu ia dimasukkan ke dalam Surga.” HSR. Muslim no. 6836

Subhaanalloh! Betapa Maha Pemurahnya Alloh Subhaanahu wa Ta’aala. Dia memberikan Surga kepada hamba-Nya yang muslim karena menyingkirkan dahan pohon di jalan supaya tidak mengganggu muslim lainnya. Sungguh ia hanyalah amalan yang mudah namun membawa ganjaran yang luar biasa. Tidakkah kita ingin berbuat demikian?

Singkirkanlah apa saja yang akan mengganggu kaum muslimin yang mampu kita lakukan seperti menyingkirkan paku, tusukan sate, permen karet dan sebagainya. Lakukanlah karena ikhlas dan semangat untuk menjaga kaum muslimin. Mudah-mudahan itu semua akan menambah kebaikan kita dan memudahkan kita memasuki Surga-Nya yang indah kelak.

~ Kelima, menjaga lisan dari mengeluarkan kalimat kufur, kotor dan zholim dan menjaga kemaluan dari berbuat zina.

Dari Abu Huroiroh rodhiyallohu ‘anhu, ia berkata : Rosululloh shollallohu ‘alaihi wa sallam bersabda : “Barangsiapa yang dipelihara Alloh dari kejahatan apa yang ada di antara dua janggutnya ( lisan ) dan kejahatan apa yang ada di antara dua kakinya,( kemaluan ) niscaya masuk Surga.” HR. Tirmidzi Syaikh Al Albani rohimahulloh memasukkannya dalam ash-Shohihah no. 510

~ Keenam, berbuat baik kepada tetangganya.

Dari Abu Huroiroh rodhiyallohu ‘anhu bahwasanya Rosululloh shollallohu ‘alaihi wa sallam bersabda : “Tidak masuk Surga orang yang tetangganya tidak merasa aman dari kejahatan dan kejelekannya.” ( HSR. Muslim no. 181 )

~ Ketujuh, membaca dua kalimat syahadat setelah berwudhu’.

Rosululloh shollallohu ‘alaihi wa sallam bersabda :

“Tidaklah seorang di antara kalian berwudhu dan membaguskan wudhunya kemudian setelah selesai ia berdo’a :

“Aku bersaksi tidak ada yang berhak diibadahi dengan sebenarnya kecuali hanya Alloh Semata yang tidak ada sekutu bagi-Nya dan bahwasanya Muhammad itu adalah hamba dan rosul-Nya, melainkan dibukakan baginya delapan pintu surga yang ia masuk dari pintu mana yang ia kehendakinya.” ( HSR. Muslim dan Abu Dawud )

~ Kedelapan, berdo’a dengan do’a Rosululloh shollallohu ‘alaihi wa sallam berikut :

Dari ‘Aisyah rodhiyallohu ‘anha bahwasanya Rosululloh shollallohu ‘alaihi wa sallam mengajarkannya do’a berikut : “Ya Alloh, aku memohon kepada-Mu seluruh kebaikan yang datangnya tiba-tiba dan akan datang baik yang aku ketahui maupun tidak. Dan aku berlindung kepada-Mu dari seluruh kejelekan baik yang datangnya tiba-tiba dan akan datang baik aku ketahui maupun tidak. Ya Alloh aku memohon kepada-Mu kebaikan yang diminta oleh hamba dan nabi-Mu Muhammad shollallohu ‘alaihi wa sallam. Dan aku berlindung kepada-Mu dari kejelekan yang hamba dan nabi-Mu Muhammad shollallohu ‘alaihi wa sallam berlindung daripadanya. Ya Alloh aku memohon Surga-Mu dan apa-apa yang mendekatkan aku kepadanya dengan ucapan atau perbuatan. Dan aku berlindung kepada-Mu dari Neraka dan apa yang mendekatkan aku kepadanya dengan ucapan atau perbuatan. Dan aku mohon kepada-Mu agar menjadikan seluruh ketetapan yang telah Engkau tetapkan adalah membawa kebaikan untukku.”
( HR. Ibnu Majah no. 3846 )

Saudaraku, demikian dapat disampaikan. Semoga berbagai amalan menuju Surga ini -baik yang tersebut di sini maupun yang dijelaskan dalam sumber yang lain- selalu menghiasi kehidupan dan aktifitas kita. Sehingga pada akhirnya, semoga dengan rohmat dan karunia-Nya, kita diwafatkan Alloh di atas amal sholih yang akan memasukkan kita ke dalam Surga-Nya yang kekal abadi kelak. Ya Alloh, mudahkanlah kami dalam menuju Surga dan keridhoan-Mu, aamien.

Semoga bermanfaat..
Selamat mengamalkan..

About these ads

Komentar ditutup.