7 KALIMAT YANG MENGUNDANG AMPUNAN ALLAH SWT

7 KALIMAT YANG MENGUNDANG
AMPUNAN ALLAH SWT

Sering kali kita tidak respek apabila mendengar mendapat ampunan Allah SWT , bahkan kadang kita menganggapnya biasa-biasa saja tidak takjub.

Padahal ampunan Allah SWT sangat penting karena kalau kita tidak mendapatkan ampunan Allah maka apa yang sudah kita lakukan akan sia-sia.

Subhanallah, ketika kita mendapatkan ampunan Allah maka urusannya akan beres, tidak ada beban dalam dirinya karena telah mendapatkan ampunan Allah Swt.

Dalam kehidupan ini kita selaku manusia tidak pernah luput dari kesalahan. Entah sudah berapa banyak kita melakukan perbuatan dosa. Jika dihitung dan dicatat perbuatan dosa kita setiap hari dalam sebulan mungkin kita akan mendapatkan catatan dosa kita setebal kamus.

Memang sudah menjadi fitrah manusia untuk berbuat kesalahan. Hal ini telah disabdakan oleh nabi Muhammad SAW,

“Setiap anak Adam pasti berbuat dosa, dan sebaik-baik pembuat dosa adalah mereka yang bertaubat”. (HR.Tirmidzi)

Seperti yang disabdakan Rasulullah SAW, walaupun manusia berbuat dosa. Tidak lantas menjadikan manusia merugi begitu saja. Bagi mereka yang mau bertaubat itulah yang terbaik untuk mereka.

Astagfirullah, ketika kita mendapatkan ampunan ALLAH SWT maka urusannya akan beres, tidak ada beban dalam dirinya karena telah mendapatkan ampunan ALLAH SWT.

Tidak sedikit ayat-ayat dalam Alquran yang menyebutkan bahwa Allah SWT Maha Penerima taubat diiringi dengan sifatnya yang Maha Penyayang.

Di antaranya dalam

Surat An Nur ayat 24,
Surat At Thaqobun ayat 14,
Surat Az Zumar ayat 53.

Ini menunjukan betapa besarnya kecintaan Allah SWT terhadap manusia terlebih terhadap hamba-Nya yang bertaubat. Yang menyesali kesalahnnya dan memohon ampunan kepada-Nya.

Oleh karena itu sudah seharusnya kita tidak boleh berputus asa. Ampunan dan rahmat Allah SWT sangatlah teramat besar. Bahkan Allah SWT telah memaklumi akan sifat kita selaku manusia yang suka berlebih-lebihan.

Allah SWT berfirman,

“Katakanlah: Hai hamba-hambaKu yang melampaui batas terhadap diri mereka sendiri, janganlah kamu berputus asa dari rahmat Allah. Sesungguhnya Allah mengampuni dosa-dosa semuanya. Sesungguhnya Dia-lah yang Maha Pengampun lagi Maha Penyayang.” (QS. Az-Zumar [39] : 53)

Betapa mudahnya mendapat ampunan Allah SWT. Masihkan kita mengingkari kasih sayang Allah SWT ? Hanya orang-orang merugi yang tidak bersegera kepada ampunan Allah SWT yang sangat teramat luas. Sesungguhnya Allah SWT tidak pernah menyalahi akan janji-Nya (Q.S Ali Imran [3] : 9)

Al-Faqih Abul-Laits berkata :

Barang siapa yang memelihara 7 kalimat ini, maka dia orang mulia disisi ALLAH SWT dan para malaikat, ALLAH SWT akan mengampuni dosa- dosanya walaupun seperti buih air laut, diapun akan menemukan kemanisan taat & patuh kepada ALLAH SWT dan hidup serta matinya adalah baik baginya.

7 KALIMAT TERSEBUT

1. Setiap memulai sesuatu yang baik dengan membaca “Basmalah”

Rasulullah SAW bersabda :

“Kullu amrin dzii baalin laa yubdau bi bismillaahi fahuwa abtaru”

Setiap perkara yang mengandung makna kebaikan tidak dimulai dengan “Bismillaahhirrahmaannirrahiim” maka dia sedikit barakah nya.

Mau pergi berangkat kerja kita keluar dari pintu rumah ucapkan :

”Bismillaahi Aamantu billaahi tawakkaltu ’alallaah”.

Dengan nama ALLAH SWT, aku beriman kepada ALLAH SWT, aku berserah diri kepada ALLAH SWT.

Akam tidur juga kita ucapkan :

“Bismika Allahumma Ahyaa wabismika Amuutu”

Dengan namamu ya ALLAH SWT aku hidup dan dengan namamu aku mati.

2. Setiap selesai mengerjakan sesuatu mengucapkan Hamdalah,

Ketika kita dapat menyelesaikan sesuatu yang menyenangkan maka ucapkan :

“Alhamdu lillaahil ladzii tatimmush shoolihaati”
Segala puji bagi ALLAH SWT yang telah menyempurnakan kebaikan- kebaikan.

Ketika mendapatkan nikmat maka kita ucapkan :

”Alhamdu lillaahi robbil ’aalamiina”
Segala puji bagi ALLAH SWT tuhan seru sekalian alam.

Ketika kita bangun dari tidurnya maka kita ucapkan :

”Alhamdu lillaahil ladzii ahyaanaa ba’da maa amaatanaa wailaihin nusyuur”

Segala puji bagi ALLAH SWT yang telah menghidupkan kami setelah kami dimatikan dan kepadanya tempat kembali

3. Ketika terlanjur menyatakan sesuatu
yang tidak ada manfaatnya maka Istighfar

Istighfar itu artinya memohon ampun kepada ALLAH SWT.

Dalam hidup tentunya kita berharap agar apa yang kita lakukan senantiasa membawa manfaat baik untuk diri kita mapun orang lain, maka ketika apa yang kita lakukan tidak ada manfaatnya segeralah istighfar, agar apa yang tidak manfaat tadi diampuni oleh ALLAH SWT.

Ketika kita berkumpul kita berkata kata, bergurau ataupun bersukan dengan teman, tetangga ataupun siapa saja, maka hendaklah untuk saling meminta maaf.

Khawatir apa yang kita lakukan tadi tidak ada manfaatnya, takut perkataannya minyinggung perasaan orang lain, barangkali berguraunya berlebihan sehingga menyakiti teman yang lain, ataupun ketika bersukan/riadah tidak menerima kekalahan dsb.

ALLAH SWT berfirman :

“Wa saari’uu ilaa maghfirotin min robbikum wajannatin’ardhuhas samaawaatu wal ardhu, u’iddat lil muttaqiina”

“Dan bersegeralah kamu kepada ampunan dari Rabbmu dan kepada surga yang luasnya seluas langit dan bumi yang disediakan untuk orang-orang yang bertaqwa,“ (QS. 3:133)

4. Ketika hendak mengerjakan suatu perbuatan besok
maka Insya ALLAH

Mudah2an, InsyaALLAH adalah ucapan yang sering kita lakukan ketika kita berjanji baik sesama teman atau kolega pada saat kita akan mengerjakan suatu perbuatan yang akan datang.

Ketika kita mengucapkan InsyaALLAHmdh2an maka artinya harus dikerjakan perbuatan itu, jangan sampai kita mengatakan insya ALLAH tapi tidak dilakukan karena sesungguhnya insya ALLAH itu janji kepada ALLAH SWT.

Oleh karena itu jangan suka menganggap mudah dengan kata insya ALLAH, sekiranya kita tidak dapat lebih baik katakan maaf saya tidak boleh.

5. Ketika suatu perbuatan yang tidak disukai menimpanya
maka membaca
“Laa haula walaa quwwata illaa billaahil’aliyyil’azdhiim”

”Manusia itu adalah hambaALLAH yang lemah tidak punya daya dan tidak memiliki berkekuatan melainkan atas izin dan pertolongan ALLAH SWT, oleh karena itu ketika suatu perbuatan yang tidak disukai menimpa pada diri kita hendaknya memohon kepada ALLAH SWT dengan mengucapkan :

“Laa haula walaa quwwata illaa billahil aliyyil’azhiim”
“Tidak ada daya untuk melakukan perintah ALLAH SWT dan tidak ada kekuatan untuk meninggalkan larangannya/maksiat kecuali atas izin ALLAH SWT yang maha tinggi lagi maha agung.”

Contoh kalau kita mau menandatangani pekerjaan yang kita tidak suka maka ucapkan :

“Laa haula walaa quwwata illaa billahil aliyyil azhiim”

6. Ketika sebuah mushibah menimpanya maka mengucapkan
“ Innaa lillaahi wainnaa ilaihi raaji’uuna”

(Istirja) Kalimat istirja adalah kalimat yang sering kita ucapkan ketika mendapat mushibah.

Perlu kita ketahui bahwa mushibah itu bukan hanya kalau ada orang yang meninggal dunia saja, akan tetapi mati lampu, sakit, jatuh dari pohon kelapa itu semua juga mushibah, maka kitamengucapkan :

“Inna lillaahi wainnaa ilaihi raaji’uuna”

7. Tidak henti-hentinya berjalan pada lidahnya
baik pagi maupun malam ucapan
“Laa ilaaha illallaah Muhammadur rasuulullahi”

Banyak didalam hadits dijelaskan melazimkan dzikir pada waktu pagi dan malam maka apabila membaca paginya maka akan dijaga hingga sorenya dan apabila membaca sorenya maka dia akan dijaga hingga malamnya…

“Laa ilaaha illallaah Muhammadur rasuulullahi” disebut juga do’a sehari-hari. Makanya para ulama mengajarkan kepada kita ketika sehabis sholat fardhu dalam dzikirnya membaca Laa ilaaha illallaahi

kenapa? Agar IMAN kita terjaga, karena iman itu

“yazidu wayanqush”
“kadang naik kadang turun maka perlunya dicash agar tidak lemah”

Rasulullah SAW bersabda :

”Jaddiduu iimaanakum biqouli laa ilaaha illaahu”
”Perbaharuilah iman kamu sekalian dengan ucapan ”laa ilaaha illallahu”

Iman itu diibaratkan seperti kendaraan. Kendaraan yang tidak pernah di service maka mesin nya akan cepat rusak. Maka agar senantiasa baru harus sering di tune up sehingga mesinnya awet dan muda terus.

Demikian juga iman kita agar senantiasa baru terus maka lidah kita sering dibasahi dengan

”laa ilaaha illallahu”

Demikian 7 kalimat yang kita perhatikan dan lazimkan,

Insya ALLAH dengan kita memperhatikan dan melazimkannya maka ALLAH SWT akan mengampuni dosa- dosa kita, menemukan manisnya taat & patuh kepada ALLAH SWT, dan hidup serta matinya dalam keadaan baik.

Aamiin ya robbal aalamiin

SEMOGA BERMANFA’AT – ALHAMDULILLAH

About these ads

Komentar ditutup.