Aku TanpaMu

Aku TanpaMu

Sabtu kemarin, saya melakukan perjalanan ke Cirebon dengan menumpang kereta Argo Jati, didalam besi berjalan menembus angin terdengar sayup sayup lagu “Butiran Debu” yang dinyanyikan oleh Raissa (penyanyi asalnya Rumors nih), iya, Raissa itu loh perempuan cantik saingan saya, hehehe yah beda beda tipis lah *tetep kekeuh* dan sayapun terhanyut oleh syair lagu yang sebenarnya amat cengeng, tapi tak mengapalah sekali kali cengeng *bukannya elo emang cengeng De* hussh!!

“Aku terjatuh dan tak bisa bangkit lagi, Aku tenggelam dalam lautan luka dalam…

Aku tersesat dan tak tahu arah jalan pulang, Aku tanpaMU butiran debu…”

Kalimat diatas adalah penggalan syair nya, cengeng menusuk nusuk hati saya, menebas keikhlasan saya dan nyaris menggelontorkan sungai diujung mata saya, saya berusaha mengembalikan kesadaran saya, memperkuat otak kanan saya agar gak kelihatan cengeng dimata Ayah yang duduk disamping saya gak keliatan bahwa saya nangis, segitu aja nangis, Parah!!

Ok, kesadaran saya balik mari berpikir, betapa bodohnya lagu itu, apa iya tanpa kekasih terus dunia saya kiamat? terus jadi butiran debu sementara orang yang saya tangisi gak pernah nangisin saya loh “terus gue musti bilang wow gitu atas kebodohan ini”, nah !! how stupid I am” tepat.

“Emang salah De, kalau patah hati?” iya salah, dosa besar tuh patah hati, makanya kata ALLAH, jangan dekati zina, yah ini efeknya, JANGAN ya jangan, gak pake sedikit apa banyak tetep dosa karena efek pembodohannya akan luar biasa, sulit tidur insomnia sementara si dia ngorok asik, gak bisa makan sementara dia pesta makan makan sama gebetan baru, gak bisa move on sementara dia udah lari cari teman dan tema maksiat baru, nah nah … segitu aja efeknya? masih ada lagi nih

Merasa bahwa diri tidak bermakna, Merasa saya bukan siapa-siapa, Merasa tidak berharga, ngaku deh? bener kan? Padahal kehadiran saya hanya tidak berarti buat satu orang, sementara disamping saya, disekeliling saya ratusan orang mencintai saya, tak menyakiti saya dan saya memberi arti pada mereka

Padahal kehadiran dan tidak hadirnya saya sangat berdampak bagi orang tua saya terutama yang sudah mulai menua. Padahal banyak orang yang menunggu saya jadi orang, menunggu saya sukses, menunggu saya menjadi penulis hebat, menunggu saya menjadi seorang perempuan yang membanggakan mereka

Terus mau saya patahkan harapan mereka dengan luka yang cemen ini, menjadikan saya hanya butiran debu, hidup tak bersejarah, apa yang hendak dikenang dari hidup model gini jreng jreng semangat banget De, kalem !! hehehe

Ok, cukup sekian cerita penyembuhan patah hati hari ini yah, saya akan kembali dengan cerita penyembuhan yang lain, satu hal yang harus diingat Dear, semua orang boleh meninggalkan kita asal ALLAH tidak “ya Rabb, tanpaMU, hamba hanya butiran debu” nih baru bener, kalau cuma kecoa sih gak boleh bikin kita mati

@rindu_ade

About these ads

Komentar ditutup.