PAHALA MENUNGGU WAKTU DILAKUKAN SOLAT

PAHALA MENUNGGU WAKTU DILAKUKAN SOLAT

Disebutkan dalam riwayat lain dalam Shahih Al Bukhari bahwa suatu waktu Rasulullah shallallahu ‘alaihi wasallam keluar di pertengahan malam, dan di saat itu beliau shallallahu ‘alaihi wasallam mendapati para sahabat menunggu kedatangan Rasulullah shallallahu ‘alaihi wasallam untuk melakukan shalat bersama beliau shallallahu ‘alaihi wasallam,, maka ketika itu Rasulullah shallallahu ‘alaihi wasallam bersabda : “Sungguh kalian masih terhitung dalam pahala melakukan shalat sebab menunggu waktu dilakukan shalat“. Maka mulai dari adzan Isya’ hingga pertengahan malam, mereka terhitung dalam melakukan shalat, meskipun diantara mereka ada yang hanya duduk menunggu, diantara mereka ada yang berdzikir, diantara mereka ada yang bertafakkur dan lainnya, akan tetapi kesemua itu dihitung oleh Allah subhanahu wata’ala sebagai pahala shalat karena mereka dalam keadaan menanti shalat. Oleh sebab itu sering kita dapati para ulama’ kita jika kita perhatikan ketika mereka berada dalam suatu majelis ilmu, dan ketika itu suara adzan telah dikumandangkan namun mereka tetap melanjutkan mejelis ilmu tersebut. Kita ketahui sebagaimana sabda Rasulullah shallallahu ‘alaihi wasallam bahwa sebaik-baik perbuatan adalah melakukan shalat pada awal waktu. Akan tetapi hadits tersebut bersifat “Aam Makhsus”, yaitu bersifat umum namun terdapat pengecualiannya yaitu diantaranya jika terdapat suatu hal yang menyibukkan kita dan bukan termasuk hal yang bersifat duniawi, tetapi bersifat ukhrawi seperti majelis ta’lim atau majelis dzikir, maka tidak mengapa untuk dilanjutkan dan menunda waktu shalat, justru kita akan mendapatkan pahala melakukan shalat selama menanti dilakukannya shalat jama’ah

About these ads

Komentar ditutup.