Cara Allah menyayangi hambaNYA itu seperti apa seh??

 

berserah diri

60974 155531904470511 100000411066345 362897 2400346 n

 

Cara Allah menyayangi hambaNYA itu seperti apa seh??

Saya jadi inget hadist ini“Tiada satu rizki yang ALLAH berikan kepada seorang hamba yang lebih luas baginya daripada sabar.” (HR. al-Hakim)

Ukhti.. Dalam perjalanan hidup ini.. Selalu ada masa rapuh, gagal, sedih, dan putus asa.. Masa itu.. Ialah..

ketika rasanya badan telah remuk dalam juang. Hati telah tersayat-sayat dalam sabar. Kepala berdenyut dalam lelah.

Keringat telah mengering sebelum sempat tangan menyapu. Bahkan mungkin, air mata telah tersihir menjadi sungai..

Itulah cerita bagi kita, yang kadang lelah berjuang, dalam mempertahankan semangat dan keyakinan

“Iman terbagi dua, separuh dalam sabar dan separuh dalam syukur.” (HR. Baihaqi)

Sahabat memang kadang cerita kita tak sama dengan mereka yang terlihat lebih beruntung dari kita.Mungkin terasa cerita sedih selalu hadir

Entah dengan cara yang tak biasa, atau tiba2 saja datang tanpa peringatan.

Entah berupa tak ada uang, tak ada teman, tak ada keberhasilan, atau sekadar tak ada alasan untuk tersenyum.

Kadang, kita merasa tiada teman untuk berbagi. Tiada teman yang mengerti apa yang kita rasa. Tiada teman untuk sekadar dipinjam pundaknya.

Semua masalah dan pikiran seakan-akan melilit dan jadi satu di kerangka kepala dan rongga dada kita. Sendirian kita menanggungnya..

Lalu, bersedih adalah cara terwajar yang kita lakukan dalam menghadapi semua alasan untuk mengatakan, “Ah.. Aku lelah..”.

Sahabat, selalu ada ALLAH Yang Mahabijak.. In syaa ALLAH. ALLAH Maha Penyayang, dan cara ALLAH menyayangi berbeda dengan cara manusia.

Mungkin, rasa lelah yang kerap datang menghampiri sela perjuangan ini adalah bentuk kasih sayang ALLAH pada kita.

Mungkin, rasa rapuh menghadapi kegagalan adalah bentuk kasih sayang ALLAH pada kita.

Dan mungkin, rasa sedih karena merasa sendiri juga bentuk kasih sayang ALLAH pada kita

Bentuk itu dijabarkan dalam lima huruf paling tulus; #RINDU

ALLAH #Rindu kita menyebut nama-Nya ketika lelah, rapuh dan sedih datang bertandang.

ALLAH #Rindu wangi hamparan sajadah malam kita ketika napas terasa berat dan sesak.

ALLAH #Rindu, pada kerinduan kita pada-Nya ketika cerita hidup bagai tak berpihak pada kita..

“Pergilah pada hambaku lalu timpakanlah berbagai ujian padanya karena Aku ingin mendengar rintihannya.” (HR Thabrani dari Abu Umamah)

Sahabat Cara ALLAH menyayangi kita berbeda DIA akan membalasnya dengan surga jika kita tetap bisa melewati tiap ujianNYA.

Rintihan perih dalam sedih, bisa jadi bentuk cinta yang nyata dari-Nya. Bentuk kerinduan. Bentuk kasih sayang Yang Maha Penyayang..

mungkin begitu pula cara ALLAH menjamin tiket syurga untuk kita Dengan ujian yang mungkin ‘terasa’ jauh lebih berat dari yang lain

Yang perlu kita ingat adalah Setiap tangkai kisah hidup selalu punya makna. Selalu ada rahasia di balik cerita yang dirangkai-Nya.

Maka cerita kita sekarang adalah sebuah tanda bahwa ALLAH masih peduli, masih berkenan mengurusi kita.

Lewat kesedihan dan ujian Allah masih berkenan mengasah kesabaran kita #MahaBaikAllah bukan?? lalu apa alasan kita untuk tidak bersyukur??

Yuk, mari kita bangkit. Mari kita semangat. Apapun yang terjadi jangan pernah rasa putus asa kita biarkan bersarang di hati kita

Mari kita haramkan air mata keputusasaan menggantikan kebahagiaan hati kita

Mari kita tanamkan di hati kita.. Bahwa..
“Laa tahzan.. Inallaaha ma’ana..” (Q.S. at-Taubah:40)

About these ads

Komentar ditutup.