Assalamualaikum Warohmatullahi Wabarokatuh

 

Assalamualaikum bondan

Assalamualaikum Warohmatullahi Wabarokatuh

Sebenarnya tujuanku menggunakan media virtual dunia maya seperti situs jejaring sosial facebook, twitter, My Space, yahoo, blog, web, google+ dll adalah untuk berkomunikasi dan menjalin silaturahim satu sama lain dalam sebuah wadah untuk menjalin dan memperkuat “ukhuwah islamiyah” sesama muslim di dalam tali silaturahim yang indah serta bisa saling berbagi ilmu.

Memberikan atau mengucapkan salam merupakan salah satu syi’ar Islam dan juga sunnah Rasulullah Salallahu Alaihi Wasallam. Bahkan dalam salah satu haditsnya beliau menggambarkan bahwa salam merupakan cara paling efektif untuk menumbuhkan rasa Ukhuwah Islamiyah dan cinta sesama muslim. Dan ternyata di samping segala keutamaannya, menyebarkan salam juga dapat mengantarkan seseorang pada pintu syurga yang senantiasa menjadi idaman setiap orang yang beriman. Mengucapkan salam juga dapat menghilangkan rasa ‘ketidak sukaan’ seorang muslim terhadap muslim lainnya. Mengucapkan salam juga dapat mengantarkan sebuah masyarakat menjadi masyarakat Islami, mengantarkan sebuah bangsa menjadi bangsa yang madani. Karena salam juga berarti perdamaian dan kesejahteraan. Dalam salam terdapat seuntai do’a yakni saling mendoakan orang yang diberi salam juga yang menjawab salam, artinya dalam salam terdapat keberkahan.

MUKMININ/MUKMINAT SEJATI adalah seseorang yang hatinya dihiasi dengan semerbak keindahan nilai-nilai iman dan kedalaman keyakinan yang membuat dirinya tunduk dan patuh berserah diri kepada Sang Penciptanya yang Rahman dan Rahim. Inilah yang dimaksud oleh Rasulullah Shalallahu Alaihi Wasallam dalam sabdanya: “Seorang muslim adalah orang yang muslim lainnya selamat dari gangguan lisan dan tangannya.”(HR. Bukhari dan Muslim)

Karenanya pula setiap mukmin dianjurkan menyebarkan salam, “Assalamualaikum Warahmatullah Wabarakatuh” sebuah ucapan robbani yang berkonotasi jaminan keamanan dari si pemberi salam bagi orang-orang yang diberi salam, bahwa mereka akan memperoleh rasa aman, tentram dan damai. Sebaliknya orang yang mendapat ucapan salam diwajibkan menjawab salam tersebut dengan cara yang sama atau lebih baik dari salamnya, yang merupakan respon positif darinya atas jaminan keamanan dan ketentraman itu. *sebarkanlah salam dan jawablah salam.

Rasulullah Salallahu Alaihi Wasallam bersabda : “Kalian tidak akan masuk surga sehingga kalian beriman, kalian tidak akan beriman secara sempurna hingga kalian saling mencintai. Maukah kalian kutunjukkan sesuatu yang apabila kalian melakukannya, kalian akan saling mencintai? Sebarkanlah (ucapkan) salam di antara kalian (apabila bertemu).”
(HR. Muslim)

Dari Abdullah bin Umar, dia berkata : “Sesungguhnya seorang laki-laki bertanya kepada Nabi Muhammad Salallahu Alaihi Wasallam, ‘Manakah ajaran Islam yang lebih baik?’ Rasulullah Salallahu Alaihi Wasallam bersabda : ‘Hendaklah engkau memberi makan faqir miskin, mengucapkan salam kepada orang yang engkau kenal dan kepada orang yang tidak engkau kenal.’ “ (HR. Al-Bukhari)

“Sebaik baik manusia di sisi Allah adalah orang yang terlebih dahulu memberi salam.” (HR. Abu Dawud)

Ukhuwah itu bukan terjalin atas perkataan, juga bukan terbina dari perbuatan, tapi ukhuwah itu terpatri lantaran izin dari Illahi, walau kita sukar untuk mengerti.

Syukran katsiran wa Jazakumullahu khairan untuk teman-teman di fb ini yang telah sudi berteman denganku dan membagi ilmunya padaku baik berupa status, note, link, maupun foto yang penuh makna serta hikmah

InsyaAllah moga tulisan ini bermanfaat
Salam Al-Ukhuwah Fillah ya Akhy wa Ukhty ^_^

Iklan

Komentar ditutup.