Putri Angkat Bung Karno, Ratna Djuwani, Tutup Usia

Putri Angkat Bung Karno, Ratna Djuwani, Tutup Usia

Ratna

 

Putri angkat Soekarno (Bung Karno) dan Ibu Inggit Garnasih, Ratna Djuwani (90), meninggal dunia karena penyakit tua di rumah tinggal keluarga besarnya di Kompleks Cibolerang D-34 Kota Bandung, Jawa Barat. Ratna Djuwani yang turut menghiasi perjuangan Presiden RI pertama, sewaktu dibuang ke Ende, Flores, Nusa Tenggara Timur (NTT) itu menghembuskan nafasnya terakhir pukul 06.00 WIB, Minggu (23/6).

Ratna Djuwani lahir di Bandung pada 4 Mei 1923 dari pasangan Sumarta dan Murtasih. Murtasih adalah kakak dari Ibu Inggit Garnasih. Ia diangkat menjadi anak pada saat berusia 40 hari pada bulan Juni oleh pasangan Soekarno dan Inggit Garnasih. “Ibu tinggal bersama Bung Karno dan Ibu Inggit sejak berusia 40 hari sehingga sangat dekat sekali,” jelas Tito, putra keempat Almarhumah.

Ratna merupakan anak kesayangan di keluarga itu, dan ikut dalam perjuangan Bung Karno saat dibuang ke Ende pada 1934, di mana foto-foto bersejarah di pengasingan itu memperlihatkan kehadiran gadis kecil diapit Bung Karno dan Ibu Inggit Garnasih. Semasa hidupnya, Ratna Djuwani sering menjadi nara sumber terkait sejarah dan peran Ibu Inggit Garnasih saat mendampingi Bung Karno pada masa perjuangan. (Op-Vey/Antara)

Komentar ditutup.