TAHAJUD CINTA Posted by Arani Anwah

 

Tahajud cinta 1

 

 

Tahajud Cintaku .

Dengan lafaz Bismillah,

Di suatu keheningan malam,
Tidak kedengaran suara manusia lain,
Hanya hembusan angina di wajahku terasa sejuknya,
Menjadi saksi pada pertemuan cintaku dengan Al-Waddud,
Di atas tikar sejadah dalam kegelapan malam.

Ku mulakan dengan istighfarku,
Istighfarku meminta pengampunan terhadap dosaku yang tidak terkira sepanjang hari,
Selawat terhadap kekasihNya mengiringi Surah An-Nas,
Meminta perlindungan terhadap kekusyukanku waktu ku berbicara dengan tuanku,
Dua kalimah syahadah diucapkan,
Tanda kesaksian pada Tuhanku dan kekasihNya,
Memperbaharui imanku dan Islamku,
Sebelum aku mengangkat takbir dan melaungkan,
‘Allahu Akhbar!’
Seiring dengan nawaitu ibadahku di malam hari yang sunyi itu.
‘ Saja aku melaksanakan solat tahajud dua rakaat demi Allah Ta’ala.’
‘Demi redhaNya,’
‘Demi kasihNya’
‘Demi pengampunanNya’
‘DemiNya semata-mata.’

Asalamualaikum tanda penyudah amalku yang satu ini,
Solat yang pernah dahulu diwajibkan pada Rasullah dan mu’min di zamannya,
Yang diringankan kewajipannya, namun tidak pernah diringankan ganjarannya,
Hatiku sayu, terasa sayu di malam itu,
Air mataku menitis,
Tiada siapa yang menyaksikannya melainkan Tuhan Yang Maha Melihat segala-galanya,
Tanda kekesalan pada dosa dan salah silapku pada pagi hari,
Tanda aku sedang bermuhasabah diri untuk ke arah lebih baik,
Tanda aku kesal padaNya karena tidak laksanakan amanahku dengan sebaiknya,
Sebagai seorang hamba di mataNya,
Sebagai seorang khalifah di muka bumi,
Sebagai seorang dae’i yang diamanahkan.

Ku tadahkan tanganku,
Tidak ku sadar tanganku sudah terketar-ketar,
Tidak sabar meminta keampunan dariNya,
Tidak sabar untuk meminta hajat padaNya,

Bismillah Ar Rahman Ar Rahim,
Dengan nama Allah Yang Maha Pemurah, Lagi Maha Penyayang,
Yang Memiliki nama-nama yang indah,
cukup indah sehingga memberi kesenangan hati pada mana-mana hamba yang inginkan rasa dikasihi dan disayangi.

Allahumma lakalhamdu, Anta qayyamus samawaati wal ardhu waman fiihinna,
Walakal hamdu,Anta nurs samawaati wal ardhu waman fiihinna,
-Wahai Allah!Bagimulah segala pujian.Engkau Maha Pencipta langit dan bumi serta segala isinya. Bagimulah segala pujian. Engkaulah cahaya langit dan bumi serta isinya, Bagimulah segala pujian.-
SubhanaAllah ya Malikul Qudus!
Engkaulah yang Maha Berkuasa!
Maha Berkuasa menciptakan segala-galanya di langit, bumi serta di antaranya,
Namun Kau tidak pernah sombong,
Malah Engkaulah jua yang Maha Pengampun dan Maha Penyayang pada hamba-hambaMu yang sentiasa berbuat kejahatan padaMu,
Sungguh, diri ini malu, diri ini segan padaMu,
Adakah tidak pernah sesekali diri ini terlepas dari semua itu?
Dari menjadi seorang yang sombong dengan hartanya,
Sedangkan semuanya dariMu?
Dari menjadi seorang yang sering berbuat zalim,
Sedangkan Engkau tidak pernah mengajarku sebegitu?
SubhanaAllah, diri ini rasa amat malu!

Anta haq, Wa wa’duka haq, Wa liqaa uka haq, Wa qauluka haq,Wa jannatu haq,Wa naarru haq,Wa nabiiyuuna haq, Wa muhammaddu haq,Wa ssaa’atu haq.
-Engkau yang benar, JanjiMu adalah benar, Pertemuan denganMu adalah benar, Kata-kataMu adalah benar, SyurgaMu adalah benar, NerakaMu adalah benar, Nabi-nabiMu adalah benar, Nabi Muhammad SAW adalah benar,dan hari kiamat itu adalah benar.-
Sungguh,
Apa yang Engkau pernah kata-katakan dahulu,
Yang pernah engkau sampaikan dahulu,
Melalui Rasul-rasulmu serta Kitab-kitab cintaMu,
Adalah benar,
Dari awal sehingga akhir,
Dan aku kini bersaksi di atasnya,
Bersaksi atasnya dan memperbaharui imanku kembali,
Ya Allah! Adakah Engkau mendengar kata-kataku ini?
Adakah engkau mendengar pembaharuan saksiku ini?
Sungguh, ku berharap!
Ku berharap agar kau mendengarnya,
Agar diri ini tidak tergolong dalam golongan yang rugi,
Tatkala berhadapan denganMu kelak di Yaumul Kiamat kelak.
Allahumma aslamtu wa bika aamantu, wa ‘alaika tawakkaltu, wa ilaika anabtu, wa bika khasamtu, wa ilaika haakamtu,
-Wahai Allah! KepadaMulah aku berserah.Dengan Engkau aku beriman, Kepada Engkau aku bertawakal. Kepada Engkau aku akan kembali. Dengan Engkau aku merindui,Kepada Engkaulah aku berhukum.-
Ya Allah,
Aku menyerahkan segala pergantunganku sepenuhnya padaMu,
Sebagaimana Siti Hajar bertawakal padaMu setelah ditinggalkan di padang pasir yang tandus bersama anaknya Nabi Ismail oleh suaminya,
Sebagaimana Nabi Ayub AS bertawakal padaMu waktu diuji dengan dugaan yang hebat,
Hanya kepadaMu Ya Allah ku memohon segala-galanya,
Dan segala yang datang padaku hanyalah pengantaraMu padaku,
Farghfirl ma qaddamtu, wa ma akhrartu, wa ma asrartu,wa ma a’lantu, wa ma anta a’lamu bihi minna, anta muqaddamu wa anta muakhiru, la ilaha illa anta wa la ghairuka.
-Maka ampunilah dosaku yang terdahulu dan terkemudian, yang tersembunyi dan yang nyata,sedangkan Engkau lebih Maha Mengetahui daripadaku.Engkaulah Tuhan yang terdahulu dan terakhir.Tiada Tuhan selain Engkau dan tiada Tuhan tanpa Engkau.-
Ya Ghafur, ampunikanlah dosa-dosaku,
Sesungguhnya aku ini seorang hamba yang hina,
Tidak punya apa-apa di sisiku,
Melainkan amalku yang baik dan dosa yang bakal Engkau hisabkan di Yaumul Din kelak,
Di hadapan ummat manusia, terdahulu dan terkemudian,
Menanti hasil tuaian mereka di dunya di akhirat kelak,
Hari itu,
Adalah penentu segala-galanya,
Penentu kepada apa yang akan berlaku pada diri selama-lamanya,
Ampunilah dosaku,
Demi kurangnya dosaku dan tambahnya amalku,
Untukku bersama dengan para amal salih,
Di JannahMu yang mempunyai semua nikmat yang telah Kau janjikan pada yang taat padaMu.
Aamiin
-Moga Allah perkenannya-

Air mataku kembali menitis,
Menitis setitik demi setitik,
Ku merenungi kisah hidupku,’
Adakah ku mampu melaksanakan amanahNya padaku sebaik mungkin,
Adakah ku mampu untuk kembali bersamaNya kelak di akhirat nanti?

Wallahu’alam.

Komentar ditutup.