KEUTAMAAN PUASA PUASA RAMADHAN ? By :Okky Tien

 

 

Ramadhan 4

Okky Tien

KEUTAMAAN PUASA PUASA RAMADHAN ?
Bismillahir-rahmanir-rahim.
Ássalamu álaykum Warahmatullahi Wabarakatuh.

Puasa diwajibkan atas umatNya sebagai amalan Taqwa. FirmanNya;

Artinya: “Wahai orang-orang beriman, telah diwajibkan atas kamu berpuasa sebagaimana diwajibkan atas orang sebelum kamu agar kamu bertaqwa.” (QS. Al-Baqarah 183)

Dalam Hadits Qudsiy berikut ini:“Semua amal anak Adam untuknya selain puasa, puasa itu untuk-Ku, dan Aku-lah yang akan membalasnya.”Hadits ini menunjukkan keutamaan puasa di banding amalan yang lain dan besarnya pahala yang akan Allah berikan kepada orang yang berpuasa, karena Dia yang akan membalasnya. Masya Allah.

KEUTAMAAN PUASA PUASA RAMADHAN

Keutamaan Puasa di Bulan Ramadlan dan di Luar Bulan Ramadlan sangat banyak dan diantaranya adalah:

1. Diampuni dosa-dosanya yg terdahulu.

Allah mewajibkan puasa Ramadhan dan aku mensunahkan shalat malam harinya. Barangsiapa berpuasa dan shalat malam dengan mengharap pahala (keridhoan) Allah, maka dia keluar dari dosanya seperti bayi yang baru dilahirkan oleh ibunya. (HR. Ahmad)

Dari Abu hurairoh r.a Rasulullah shalallahu alaihi wassalam bersabda: ”Barang siapa yang berpuasa di bulan Ramadhan dengan keimanan dan mengharap pahala keridhoan Allah, maka diampuni dosa-dosanya yg terdahulu.” (HR. Bukhari No.38)

2. Puasa adalah Perisai dari Api Neraka

Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda, “Puasa adalah perisai yang dapat melindungi seorang hamba dari api neraka.” (HR. Ahmad dan Baihaqi, dihasankan oleh Syaikh Al Albani dalam Shahihul Jami’)

3. Amalan Puasa memberi Syafaat Pada Hari Kiamat

Rasulullah bersabda : “Puasa dan Al-Qur’an akan memberikan syafaat pada hari kiamat. Puasa mengatakan ‘Wahai Rabbku, aku menahannya dari makan dan syahwat pada siang hari maka berilah ia syafaat karenaku.’ Al-Qur’an pun berkata, ‘Aku menahannya dari tidur malam hari maka berilah syafaat karenanya.” Rasulullah bersabda, “Maka keduanya akan memberikan syafaat.” (HR. Ahmad No.6626, dishahihkan al-Albani)

4. Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda: “Tidaklah seorang hamba yg berpuasa di jalan Allah kecuali akan Allah jauhkan dia (karena puasanya) dari neraka sejauh 70 musim.” (HR. Bukhari dan Muslim)

5. Orang Berpuasa Akan Mendapat pintu surga Ar-Rayyan.

Sahl bin Sa’d r.a berkata, bahwa Rasulullah shallallahu ‘alaihi wasallam bersabda: “Sesungguhnya dalam surga ada satu pintu yang di sebut dengan Ar-Rayyan. Orang-orang yang berpuasa akan memasuki pintu tersebut pada hari kiamat, tidak ada selain mereka yang akan memasukinya. Jika orang terakhir yg berpuasa telah masuk ke dalam pintu tersebut maka pintu tersebut akan tertutup. Barang siapa yang masuk, maka ia akan minum dan barang siapa yang minum maka ia tidak akan haus untuk selamanya.” (HR. Bukhari No.1896 dan Muslim).

6. Pahala puasa akan dilipat gandakan.

Rasulullah saw bersabda : ”Semua amalan anak Adam untuknya dilipat gandakan setiap satu kebaikan (dianggap) 10 kali kebaikan tersebut dan dilipat gandakan menjadi 700 kali. Allah berfirman : Kecuali puasa, karena amalan itu untuk-Ku dan Aku akan membalasnya. (disebabkan) meninggalkan sahwatnya dan makanannya demi Aku.” (HR Muslim).

7 Bau mulut seorang yang berpuasa lebih harum di sisi Allah pada hari kiamat dari harumnya misik (minyak wangi paling harum di dunia). (HR. Bukhari)

8. Meraih 2 Kebahagiaan bagi Orang yg Berpuasa.

Rasulullah saw bersabda : ”Untuk orang yg berpuasa akan mendapatkan dua kebahagiaan kebahagiaan saat berbuka puasa dan kebahagiaan saat menemui Tuhannya.” (Muttafaq ‘Alaihi).

9. Barangsiapa memberi makan kepada orang yang berbuka puasa maka dia memperoleh pahalanya, dan pahala bagi yang (menerima makanan) berpuasa tidak dikurangi sedikitpun. (HR. Tirmidzi)

10. Barangsiapa berpuasa Ramadhan (penuh) lalu diikuti dengan berpuasa enam hari dalam bulan Syawal maka dia seperti berpuasa seumur hidup. (HR. Muslim)

Maroji’: Shifat Shaum Nabi fi Ramadhan, Syaikh Salim Al Hilali & Syaikh Ali Hasan Al Halabi dan berbagai sumber.

Mohon maaf bila ada kesalahan kata dalam penulisan.
Semoga bermanfaat dan dapat mendorong kita agar lebih bersemangat untuk meraih keutamaan puasa di bulan Ramadhan yang penuh berkah tersebut dengan amal saleh yang sesuai dengan tuntunan Allah dan Rasulallah SAW.

“Allahumma baariklanaa di Rajab wa Sya’ban Wa Ballighna Ramadhan”,
Alhamdulillahilladzi bi ni’matihi tatimmush sholihaat, wa shallallahu ‘ala
nabiyyina Muhammad wa ‘ala alihi wa shahbihi wa sallam.
Aamiin ya Allah yaa Mujibas’Saai’iin.

AHLAN WA SAHLAN YAA RAMADHAN

Iklan

Komentar ditutup.