~Kejujuran Itu Penting~ By : Rachmat Iskandar

Jilbab polos

 

~Kejujuran Itu Penting~

Aku Perawan…“
Aku masih perawan, nggak pernah ciuman, pegangan tangan, bercumbu, atau jalan- jalan berdua saja dengan bukan muhrimku, dan dengan laki-laki manapun…”

glek….. “Masa sih…”
… “Iya, AKU MASIH PERAWAN,
JELAS….!!!!”
aku masih perawan, utuh, murni 100 persen, tidak berkurang
sedikitpun, aku tidak pernah “pacaran” seperti orang kebanyakan, aku lihat lelaki itu dari bagaimana pola pikir dikepalanya bukan “Pola Tangan dan Pola Matanya” melihatku.
“Bodoh loe,”
Biar, aku lebih suka dibilang “Bodoh” sebab bodoh itu
melindungiku dari melakukan hal-hal “pintar” tapi sebenarnya
aku sendiri TIDAK TAHU .
“Sekarang bukan zamannya neng,….”
Ya, benar, sekarang memang bukan jamannya menyembunyikan atau
mengatakan “tabu” kalau bicara soal keperawanan, jaman sekarang sudah terbuka, orang bisa bicara dari sudut mana saja, dengan cara berfikir apa saja
tentang keperawanan. silahkan.
sorry, tapi tidak bagiku.
“Pantesan, sekarang blom dapat pacar…”
“Aku …..cari suami yang bisa dijadikan pacar, bukan pacar yang belum tentu jadi Suami“
“Kolot, Kuno, Nggak Gaul, Nggak ngikutin trend…”
“ah nggak papalah, toh yang bilang aku Kolot, Kuno, Nggak
Gaul, Nggak ngikutin trend, itu kan manusia, Tuhan nggak”
“Sok Munafik…!!!!”
“Kalau munafik itu orang yang nggak konsisten, ngomong ini tapi
ngelakuin ini, tapi menjaga keperawanan itu kewajiban”
“Sok Suci….!!!!”
“Bukankah “Kesucian” seorang wanita memang harus dijaga, ada
orang aneh bilang :
“Kamu perempuan tuh memang anak ayah dan ibumu, tapi sebenarnya kamu itu titipan suamimu pada mereka, jadi harus dijaga semuanya, jangan ada yang
hilang. Dijaga sampai nanti dia siap membawamu pergi dari mereka dengan satu ikatan yang suci dan diridhoi . Emangnya kamu mau kalau nanti dibilang
Ayah dan Ibumu tidak becus menjaga titipannya”
Kesimpulan:
Hidup ini pilihan .

By : Rachmat Iskandar

Iklan

Komentar ditutup.