Seorang pemimpin perlu meminta maaf kepada rakyatnya.

jokowi- Gub DKi

 

Gubernur DKI Jakarta Joko Widodo menyatakan dalam rangka merayakan Hari Raya Idul Fitri 1434 Hijriah seorang pemimpin perlu meminta maaf kepada rakyatnya.

“Apapun yang namanya pemimpin itu pasti ada salahnya. Banyak kekeliruannya, mungkin dalam membuat kebijakan, mungkin dalam memutuskan sesuatu,” kata Jokowi usai silahturahim dengan staf Pemprov DKI di Gedung Balai Kota DKI Jakarta, Kamis.

Oleh karena itu, Jokowi merasa dirinya perlu meminta maaf kepada rakyat Jakarta dengan menghampiri rakyat bukan dihampiri oleh rakyat.

“Karena yang banyak salah pemimpinnya, jadi ya, kami yang datang minta maaf dong, bukan rakyatnya yang ke kami,” jelasnya.

Pada Lebaran hari pertama ini, Jokowi mendatangi lima kampung di DKI Jakarta sebagai simbol permintaan maafnya kepada warga Jakarta.

Tiga dari lima tempat yang dia datangi adalah Tanah Tinggi di Jakarta Pusat, Jagakarsa di Jakarta Selatan, dan Daan Mogot di Jakarta Barat.

Ketika ditanya apa alasannya memilih lima lokasi tersebut, Jokowi mengaku tidak tahu karena kelima lokasi tersebut sudah dipilihkan oleh staf dia. “Saya nggak tahu, saya kan cuma bilang kalau saya mau Lebaran sama warga,” kata Jokowi.

Pada pukul 09.00 WIB Jokowi didampingi istrinya Iriana Widodo, kedua anaknya, dan rombongan Satuan Kerja Perangkat Daerah (SKPD), mulai mendatangi warga dengan mengunjungi Kampung Tanah Tinggi, Jakarta Pusat sebagai lokasi pertama.

Komentar ditutup.