AYAH …….By :Ustadz Felix Siauw

Ayah

 

Ayah katan aku cantik

 

AYAH.

Ustadz Felix Siauw
01. Allah menganugerahkanku satu putri alila namanya | padanya cintaku penuh seperti ayah lainnya

02. kudidik dia sepenuh ilmuku dan kuajarkan padanya tentang Tuhanku | kubimbing dia dalam berdoa kubacakan padanya ilmu yang kutahu

03. baginya asupan hanya yang baik dan kucukupkan hanya yang terbaik | urusan harta tak kupikir walau raga dipanggang matahari terik

04. takkan kubiarkan ia menangis karena dunia | kulindungi dia dari kejamnya manusia

05. pernah kusampaikan “disekolah bertemanlah dengan perempuan saja” | tidak perlu bermain dengan lelaki karena engkau wanita

06. kupesankan saat hari pertama ia berseragam putih-merah | “laporkan ke gurumu bila ada lelaki mengganggu dan salah”

07. kusampaikan berapi-api “bila ia tetap mengganggu dan gurumu acuh” | “tidak mengapa biar nanti abi bakar dia punya rumah!”

08. haha.. mungkin bagimu berlebih dan tak mengerti | tak mengapa.. engkau akan paham saat engkau jadi ayah seorang putri

09. hanya menatap binar bening matanya saja | engkau akan korbankan apapun engkau punya

10. celotehnya mendadak jadi syair tatkala bepergian | dan setiap bentakan padanya jadi selaksa penyesalan

11. bagimu pelukannya bahkan lebih engkau rindu dari pelukan ibunya | bagimu genggam tangannya bercanda riang itulah uang muka surga

12. dan bagimu yang paling engkau takutkan dan khawatirkan | adalah saat engkau harus melepas dirinya dengan pernikahan

13. ketika engkau harus menyerahkannya kepada lelaki selain dirimu | pertanyaan besarmu “apakah dia akan memuliakan putrimu sepertimu?”

14. maka sesaat setelah akad terucap hakmu atasnya hilang | maka bahagia bagimu tinggal apa yang engkau kenang

15. dia tetap putrimu namun bukan milikmu lagi | dia bukan lagi putri namun juga istri

16. sekarang engkau mengerti mengapa ayah terbata mengeja akad nikah | menangis tertahan ketika semua serah terimamu menjadi sah

17. sekarang akupun memahami mengapa baginda Rasulullah | menjadikan ayah seorang putri menjadi wali nikah

18. akupun mengerti mengapa tatkala lelaki menyukai wanita | maka yang pantas didatangi bukanlah wanitanya namun ayahnya

19. ayahnya yang menghidupi, membimbing, mengajari, melindungi | maka daialah yang pantas menilai kepantasan calon suami

20. ayah yang memiliki hak bertanya | “apakah anak ini bisa menggantikanku memuliakan dan menghormati putriku sebagaimana aku?”

21. mohon dengarkan putriku | sungguh ayahmu lebih tahu

22. bagimu ini adalah lembar baru kehidupanmu | bagiku kehidupan sampai lembar ini masih bagimu

23. maka abi harus memastikan dirinya buatmu terhormat | imannya jadi jaminannya dan akhlaknya jadi penguat

24. takkan pernah abi biarkan lelaki mendekatimu | yang tak punya nyali dan keyakinan mendekatiku

25. hanya lelaki yang bisa menjaga kehormatannya | dia yang bisa menghormati dirimu buatmu mulia

26. abi dianugerahi Allah amanah dan itu adalah engkau | takkan abi sia-siakan, takkan abi lalaikan, karena abi menyayangimu

27. dan bila saat itu pasti menghampiri | abi berdoa itu lelaki semisal Nabi

Iklan

Komentar ditutup.