TAHUKAH KAMU SIAPA MUSUHMU…?

Musuhmu

TAHUKAH KAMU SIAPA MUSUHMU…?

Assalammu’alaikum Warohmatullahi Wabarokatuh…

Telah menjadi ketetapan Allah Subhanahu Wa Ta’ala yang tak dapat diellakan bagi setiap manusia adalah bahwa mereka dalam menjalani kehidupannya dihadirkan musuh-musuh yang menghalangi mereka untuk menggapai cita-cita dan harapannya di dunia dan akhirat

Maka setiap insan mesti menyadari akan sunnatullah kehidupan ini, hingga ia harus mengetahui siapa-siapa saja musuhnya dan bagaimana ia menghadapinya, dengan demikian ia akan tampil sebagai pemenang dari setiap musuhnya, karena musuh itu adalah ujian bagi mereka untuk meraih derajat yang lebih tinggi.

Karena kecintaan-Nya kepada para hamba-Nya; Tak tanggung-tanggung Sang Maha Mengetahui-pun dalam salah satu tuntunan-Nya berfirman:

“Dan siapkanlah untuk menghadapi mereka kekuatan apa saja yang kamu sanggupi dan dari kuda-kuda yang ditambat untuk berperang (yang dengan persiapan itu) kamu menggentarkan musuh Allah, musuhmu dan orang-orang selain mereka yang kamu tidak mengetahuinya; sedang Allah mengetahuinya”. (QS. Al Anfaal: 60)

Wahai saudaraku,kenalilah musuhmu supaya kamu tahu siapa lawan-lawanmu…

Inilah musuh utama kita…

1…Siapa saja yang memusuhi Allah, malaikat-malaikat-Nya dan rasul-rasul-Nya

“Katakanlah: Barang siapa yang menjadi musuh Jibril, maka Jibril itu telah menurunkannya (Al Qur’an) ke dalam hatimu dengan seizin Allah; membenarkan apa (kitab-kitab) yang sebelumnya dan menjadi petunjuk serta berita gembira bagi orang-orang yang beriman. Barangsiapa yang menjadi musuh Allah, Malaikat-Malaikat-Nya, Rasul-Rasul-Nya, Jibril dan Mikail, maka sesungguhnya Allah adalah musuh orang-orang kafir”.

2…Syaithan

“Sesungguhnya Syaithan itu adalah musuh bagimu, maka jadikanlah ia musuh (mu), karena sesungguhnya Syaithan-Syaithan itu hanya mengajak golongannya supaya mereka menjadi penghuni neraka yang menyala-nyala”. (QS. Fathir: 6)

“Bukankah Aku telah memerintahkan kepadamu hai Bani Adam supaya kamu tidak menyembah setan? Sesungguhnya setan itu adalah musuh yang nyata bagi kamu”,(QS. Yaasiin:60)

“Lalu keduanya digelincirkan oleh setan dari surga itu dan dikeluarkan dari keadaan semula dan Kami berfirman: “Turunlah kamu! sebagian kamu menjadi musuh bagi yang lain, dan bagi kamu ada tempat kediaman di bumi, dan kesenangan hidup sampai waktu yang ditentukan”. (QS. Al Baqarah: 36)

3…Orang-orang kafir

“Hai orang-orang yang beriman, janganlah kamu mengambil musuh-Ku dan musuhmu menjadi teman-teman setia yang kamu sampaikan kepada mereka (berita-berita Muhammad), karena rasa kasih sayang; padahal sesungguhnya mereka telah kafir (ingkar) kepada kebenaran yang datang kepadamu….”, (QS. Al Mumtahanah:1)

4. Orang-orang musyrik

“Sesungguhnya telah ada suri teladan yang baik bagimu pada Ibrahim dan orang-orang yang bersama dengan dia; ketika mereka berkata kepada kaum mereka: “Sesungguhnya kami berlepas diri dari kamu dan dari apa yang kamu sembah selain Allah, kami ingkari (kekafiran) mu dan telah nyata antara kami dan kamu permusuhan dan kebencian buat selama-lamanya sampai kamu beriman kepada Allah saja”. (QS. Al Mumtahanah:4)

“Tiadalah sepatutnya bagi Nabi dan orang-orang yang beriman memintakan ampun (kepada Allah) bagi orang-orang musyrik, walaupun orang-orang musyrik itu adalah kaum kerabat (nya), sesudah jelas bagi mereka, bahwasanya orang-orang musyrik itu, adalah penghuni neraka Jahanam. Dan permintaan ampun dari Ibrahim (kepada Allah) untuk bapaknya, tidak lain hanyalah karena suatu janji yang telah diikrarkannya kepada bapaknya itu. Maka tatkala jelas bagi Ibrahim bahwa bapaknya itu adalah musuh Allah, maka Ibrahim berlepas diri daripadanya. Sesungguhnya Ibrahim adalah seorang yang sangat lembut hatinya lagi penyantun”. (QS. At Taubah:113-114)

5…Orang-orang munafik

“Mereka (orang-orang munafiq) itulah musuh (yang sebenarnya), maka waspadalah terhadap mereka; semoga Allah membinasakan mereka. Bagaimanakah mereka sampai dipalingkan (dari kebenaran)?”. (QS. Al Munafiquun:4)

6…Orang-orang Zhalim

Patutkah kamu mengambil dia dan turunan-turunannya sebagai pemimpin selain daripada-Ku, sedang mereka adalah musuhmu? Amat buruklah iblis itu sebagai pengganti (Allah) bagi orang-orang yang zhaalim.

7…Teman-teman akrab namun tidak didasari ketakwaan

“Teman-teman akrab pada hari itu sebagiannya menjadi musuh bagi sebagian yang lain kecuali orang-orang yang bertakwa”. (QS. Az Zukhruf: 67)

8…Istri-istri dan Anak-anak

“Hai orang-orang yang beriman, sesungguhnya di antara istri-istrimu dan anak-anakmu ada yang menjadi musuh bagimu, maka berhati-hatilah kamu terhadap mereka; dan jika kamu memaafkan dan tidak memarahi serta mengampuni (mereka) maka sesungguhnya Allah Maha Pengampun lagi Maha Penyayang”.

9…Kejahilan

Ahli hikmah berkata:

“Barangsiapa siapa yang jahil dari sesuatu maka ia akan memusuhinya”

Banyak sahabat sebelum memeluk Islam sangat memusuhi Nabi Shallallahu ‘Alaihi Wasallam hingga tak jarang diantara mereka ada yang berupaya untuk membunuh beliau, namun setelah mereka kenal akan sosok sang Nabi merekapun berbalik mencintai beliau lebih dari segalanya.
Termasuk secara umum Allah ingatkan kepada para sahabat akan nikmat persaudaraan yang telah Allah karuniakan kepada mereka setelah beriman dan menghilangkan permusuhan diantara mereka yang dipelihara sewaktu mereka jahiliah

“Dan ingatlah akan nikmat Allah kepadamu ketika kamu dahulu (masa Jahiliah) bermusuh musuhan, maka Allah mempersatukan hatimu, lalu menjadilah kamu karena nikmat Allah orang-orang yang bersaudara; dan kamu telah berada di tepi jurang neraka, lalu Allah menyelamatkan kamu daripadanya. Demikianlah Allah menerangkan ayat-ayat-Nya kepadamu, agar kamu mendapat petunjuk” . (QS. Ali Imraan: 103)

Dan akhirnya kepada Allah jualah kita memohon perlindungan dan pertolongan:

“Ya Allah tolonglah kami dari makhluq-makhluqmu yang memusuhi kami”Aamiin…

Wallahu A’lam Bishshowaab… —

Komentar ditutup.