PACARAN UDAH PUTUSIN ……….. By :Ustadz Felix Y. Siauw

Pacaran udahan

 

 

katanya temen, tapi bilang “kangen”, “sayang” | bayangin kalo suamimu kelak bilang begitu ke wanita lain, alasannya “cuman temen kok!”

bilang “sayang”, “kangen” ke yang belum halal itu pasti landasannya nafsu | bilang ke yang halal itu baru bener, ke ortu aja deh..

anehnya sama ortu bilang “kangen” dan “sayang” gengsi | padahal airmata air dan darah udah netes besarin kamu, sayangi kamu

jadilah Muslimah yg terhormat, yang nggak umbar perkataan | jadilah Muslimah yg mulia, yang nggak umbar aurat

berteman dengan lelaki boleh aja | tapi bukan berarti harus larut apa-apa sama lelaki | duh, dimana lagi letak keanggunan?

sekali-kali tengok ayahmu kerja, berapa susah dia dapet setiap rupiah | sekali-kali tengok ibumu dirumah, liat pengorbanannya siapin rumah

sekali-kali coba periksa nurani, jangan-jangan maksiat dan taat sudah berkelindan | wanita memang fitnah lelaki, lelaki memang fitnah wanita

nggak akan terlambat untuk ucapkan “sayang”, nggak akan habis waktu untuk ucapkan “kangen” | bila sama yang halal, insyaAllah berkah

maaf ya, bagi saya “sayang”, “kangen” pada lawan jenis itu kata yg sakral | tanpa pernikahan, kata-kata itu dusta nggak bermakna

kata-katamu adalah mutiara yang layaknya dijaga | karena ia tentukan nilai dan kemuliaan harga

Komentar ditutup.