Life is never flat and life is never straight. By : Dewi Yana .

Hidup tantangan

 

Sahabat2ku, kehidupan di dunia tidak pernah datar dan lurus2 saja. Life is never flat and life is never straight. Pengusaha sukses tidak akan selamanya sukses suatu saat, ada kemungkinan ia mengahadapi kerugian dan ia harus bersiap menghadapi kerugian. Orang yang badannya selalu sehat, juga tidak selamanya sehat, harus siap jika suatu hari tubuhnya dilanda sakit.

Di suatu waktu, selalu akan ada kebahagiaan yang datang memenuhi ruang di dalam hati, tapi di lain waktu seseorang harus siap ketika kesedihan yang datang. Ini adalah wujud bahwa semua yang ada di dunia ini diciptakan oleh Allah SWT secara berpasangan dan semuanya tidak pernah diam dalam suatu keadaan. Terus berputar, silih berganti, dan semua ini juga menunjukkan bahwa kita semua berada dalam kendaliNya, dalam ketentuan takdirNya.

Jika kita dihadapkan pada suatu masalah yang bagi kita rumit, dan tidak menyenangkan, maka kita harus bisa mengubah sudut pandang kita terhadap masalah tsb, karena mengubah masalah ke sudut pandang yang lain akan memberikan suatu pengalaman yang berbeda. Jika kita hanya melihat masalah merupakan suatu hal yang buruk buat kita, maka masalah apapun, sekecil apapun, akan selalu buruk buat kita. Tetapi bila kita mencoba untuk melihat lebih jauh dari hanya sekedar permasalahan itu sendiri, insya Allah kita dapat menyikapinya dengan lebih baik dan insya Allah kita bisa melihat hikmah dari setiap kejadian.

Biasanya sebagian orang, hanya melihat “masalah” sebagai sesuatu yang buruk untuk dirinya, dan menganggap bahwa “masalah” adalah sesuatu yang harus dihindari dan tidak perlu terjadi pada kehidupan mereka. Ini merupakan pandangan klasik yang menganggap masalah tidak perlu hadir pada kehidupan kita.

Seandainya kita mau melihat masalah dari sudut pandang yang berbeda, yaitu masalah adalah sebagai sesuatu yang memang harus ada pada kehidupan kita dan merupakan hal yang membuat diri kita berkembang dari sebelumnya dan merupakan bagian dari perjalanan hidup yang akan membentuk kita, maka kita akan lebih baik menyikapinya.

Coba kita tengok kebelakang, berapa banyak masalah yang hadir dalam hidup kita, yang akhirnya membuat diri kita lebih baik dari pada sebelumnya? Berapa banyak masalah yang sudah memaksa kita untuk menggunakan akal kita sehingga otak kita berkembang dengan baik? Dan kalai kita renungkan, bukankah masalah yg ada, justru menjadi jalan, membuat kita semakin dekat dengan Allah. Dan bila kita mau merenungkan lebih dalam lagi, bukankah sehrusnya kita bersyukur, karena bisa jadi, masalah yang datang, adalah teguran kecil dari Allah untuk menyadarkan kita dari kelalaian kita selama ini.

Sahabat2ku, jika kita mampu, mengubah sudut pandang kita terhadap “masalah” yg ada, insya Allah, kita akan mampu menyikapinya dengan lebih baik dan justru malah bersyukur atas adanya beragam masalah yang menghampiri kita.

Dan dibalik masalah, ada nikmat yang luar biasa indah bagi kehidupan kita, yang berupa pengugugr dosa2 kita atau sebagai ujian kenaikan tingkat bagi kita. Rasulullah saw bersabda: “Tak seorang muslim pun yang ditimpa gangguan semisal tusukan duri atau yang lebih berat daripadanya, melainkan dengan ujian itu Allah menghapuskan perbuatan buruknya serta menggugurkan dosa-dosanya sebagaimana pohon kayu yang menggugurkan daun-daunnya.” (HR Bukhari dan Muslim).

Sahabat2ku, dalam hidup ini, kita kadang harus menghadapi kenyataan2 pahit yang tidak bisa kita ubah, dan kita hanya bisa berinteraksi dengannya dengan penuh sabar dan penuh keimanan, kesabaran yang akan melahirkan keridhoan. Disinilah kita harus mengubah sudut pandang kita terhadap kenyataan hidup yang ada, karena kita memang tidak bisa mengubah arah angin, tapi kita bisa mengubah arah sayap kita, dengan mengubah sudut pandang kita.

Terkadang dalam hidup kita harus bisa merelakan kenyataan yang tidak menyenangkan yang hadir dalam hidup kita, kita harus mampu menerima dengan rela, ikhlas dan ridho terhadap semua kenyataan2 pahit yang terjadi dalam hidup kita, dan menerima nya sebagai suatu ketantuan takdir Allah yang memang menjadi bagian dari hidup kita. Jika kita menerima dengan penuh kerelaan, maka semua akan terasa ringan dan mudah untuk dijalani. Jangan kita bersikeras menolak kenyataan pahit dan menentang kenyataan ada, karena kenyataan yang ada adalah bagian dari ketetapan Allah untuk kita, jika kita menentangnya, itu sama saja kita menentang/menolak takdir/ketantuan Allah.

Sahabat2ku marilah kita berusaha untuk bersahabat dengan setiap masalah/ujian dan bersahabat dengan semua ketentuan takdir-Nya, yang hadir dalam kehidupan kita dan terus berupaya untuk bisa selalu memandang “masalah/ujian dan segala sesuatu dalam hidup kita (ketetapan2Nya)” dari sudut pandang yang berbeda, dengan tetap mengedepankan baiksangka kepada semua takdir Allah dan tawakal kepada-Nya.

Masalah2 yg ada, ujian2 kehidupan kita, sebenarnya adalah bentuk kasih sayang Allah pada kita, yang dengan cara itu, Allah SWT sedang membentuk hati dan iman kita, agar cantik. Karena itu, saat kita dihadapkan pada ketentuan takdir-Nya yang tidak menyenangkan, yang berupa kesulitan, masalah2 yang kita anggap berat atau musibah, maka yang pertama kali harus kita ingat adalah, bahwa Allah SWT tidak pernah membuat kita semua menderita, kita harus meyakini bahwa pasti ada dibalik semua kesulitan yang menimpa, yang memang kadang butuh waktu bagi kita untuk memahaminya.

Berbaiksangkalah terhadap segala ketentuan takdir-Nya, sertai juga dengan sabar dan tawakal, maka insyaAllah, segala masalah apapun, kesulitan yang paling berat sekalipun, akan menjadi ringan. Jadi jangan kecil hati dengan ujian kesulitan yg diberikan-Nya, karena dengan ujian itu Allah SWT sedang membentuk kita. Proses pembentukan itu memang kadang terasa sulit dan menyakitkan, tetapi setelah semua proses itu selesai, kita akan melihat betapa cantiknya Allah SWT membentuk iman kita.

Sahabat2 semua, saya yang menulis ini, juga masih terus belajar memanifestasikannya dalam kehidupan nyata, tulisan ini saya buat sebagai pendorong dan pengingat bagi diri sendiri, saya sharing ke sahabat2 semua, semoga bermanfat.

Dewi Yana

Komentar ditutup.