# Saat-saat wafatnya Imam Syafii #

 

Jiarah makam

 

# Saat-saat wafatnya Imam Syafii #

Seorang laki-laki mendatangi Imam Syafi’i rahimahullah di saat menjelang wafatnya. Dia bertanya, “Apa kabarmu?”

Imam Syafi’i menjawab, “Aku hendak pergi meninggalkan dunia berpisah dengan saudara-saudaraku dan meminum gelas kematian. Aku tidak tahu apakah ruhku kembali ke surga kemudian aku berbahagia, ataukah ke neraka dengan itu aku bersedih.

Beliau melanjutkan, “Manakala hatiku mengeras dan cara-caraku telah tumpul, aku menjadikan maaf-Mu lah sebagai harapan.
Aku merasa dosaku sangatlah banyak dan besar, akan tetapi ketika aku menyandingkannya dengan maaf-Mu ya Rabbi, ternyata maaf-Mu lebih luas dan lebih besar.

Semoga Allah merahmati Imam asy-Syafii.

Demikianlah orang-orang yang shaleh, keyakinan bahwa akhirat adalah perjalanan yang panjang dan butuh bekal yang banyak begitu hadir di hati mereka. Sehingga amalan yang agung dan banyak yang mereka lakukan tidaklah cukup sebagai bekal. Sedangkan sedikitnya dosa dan pelanggaran yang mereka lakukan begitu besar artinya bagi mereka. Namun mereka juga tidak pernah berputus asa dari ampunan Allah dan rahmat-Nya.

Komentar ditutup.