6 tips #AgarTetapIstiqomah.” By : Ustadz M.Fatih Karim

 

Istiqomah1

 

6 tips #AgarTetapIstiqomah.”

By : Ustadz M.Fatih Karim .

.Lalu bagaimana agar kita bisa tetap istiqamah dalam ketaatan kepada Allah SWT?

1..Pertama: Beriman secara benar dan lurus; menyatu antara keyakinan, ucapan dan tindakan (Lihat: QS Ibrahim [14]: 27).”

2. Kedua: Mengkaji, menghayati dan mengamalkan seluruh isi al-Quran (Lihat: QS an-Nahl [16]: 102; QS al-Furqan [25]: 32).”

.3. Ketiga: Menjalankan segala amal dengan ikhlas dan selalu berusaha terikat dengan syariah (QS al-Bayyinah [89]: 5).”

.4. Keempat: Banyak menjalankan amal2 sunnah—seperti shalat malam / shaum sunnah —selain tetap konsisten menjalankan kewajiban.”

.5. Kelima: Membaca kisah-kisah orang shalih terdahulu sehingga bisa dijadikan teladan dalam beristiqamah.”

.Dalam al-Quran banyak diceritakan kisah-kisah para nabi, rasul dan orang-orang yang beriman yang terdahulu.”

.Kisah-kisah ini Allah jadikan untuk meneguhkan hati Rasulullah saw. dan tentu orang-orang Mukmin (Lihat: QS Hud [11]: 11).”

.Contohnya kisah tentang sikap istiqamah Nabi Ibrahim as. saat dibakar oleh para penentangnya (QS al-Anbiya’ [21]: 68-70).”

.Ibnu ‘Abbas ra., “Akhir perkataan Ibrahim as. ketika dilemparkan ke dlm kobaran api adalah, ‘HasbiyalLâhu wa ni’ma al-Wakîl”

.(Cukuplah Allah sebagai Penolong dan sebaik-baik Tempat bersandar).’” (HR al-Bukhari). Ibrahim as. pun selamat.”

.Para salafush-shalih sangat senang sekali mempelajari kisah2 orang shalih terdahulu untuk diambil sebagai teladan.”

.Basyr bin al-Harits al-Hafi mengatakan, “Betapa banyak orang-orang shalih yang telah wafat”

.membuat hati menjadi hidup saat mengingat mereka.” (Ibn al-Jauzi, Shifat ash-Shafwah, II /333).”

.Imam Abu Hanifah juga amat senang mempelajari kisah-kisah para ulama. Ia berkata,”

.“Kisah-kisah para ulama dan duduk bersama mereka lebih aku sukai daripada menguasai beberapa bab fikih.”

.Itu karena dalam kisah mereka diajarkan berbagai adab dan akhlak luhur mereka.”(Al-Madkhal, I/164).”

.Nu’aim bin Hammad mengatakan, “Ibnu al-Mubarak biasa duduk-duduk sendirian di rumahnya.”

.Kemudian ada yang bertanya kepada beliau, “Apakah engkau tidak kesepian?” Ibnu al-Mubarak menjawab,”

.“Bagaimana mungkin aku kesepian, sedangkan aku selalu bersama Nabi saw.?” (Ibn al-Jauzi, Shifat ash-Shafwah, I/438).”

.Maksudnya, Ibnu al-Mubarak tidak pernah merasa kesepian karena biasa sibuk mempelajari jalan hidup Nabi saw.”

6. .Keenam: Bergaul dengan orang-orang shalih. Allah SWT menyatakan dalam al-Quran”

.bahwa salah satu sebab utama yang menguatkan para Sahabat adalah keberadaan Rasulullah saw. di tengah-tengah mereka.”

.Allah SWT juga memerintahkan agar kita selalu bersama dengan orang-orang yang baik (Lihat: QS at-Taubah [9]: 119).”

.Para ulama pun memiliki nasihat agar kita selalu dekat dengan orang shalih.”

.Fudhail bin ‘Iyadh berkata, “Pandangan seorg Mukmin kpd Mukmin yg lain akan mengkilapkan hati.” (Siyar A’lam an-Nubala’)”

.Maksudnya, hanya dengan memandang orang shalih saja, hati seseorang bisa kembali tegar.

.Allah SWT memuji orang-orang yang beriman yang selalu berdoa kepada-Nya untuk meminta keteguhan iman ketika menghadapi ujian.”

.Doa yang paling sering Nabi saw. panjatkan adalah, “Ya Muqallib al-qulûb, tsabbit qalbî ‘alâ dînik”

.(Duhai Zat Yang membolak-balikkan hati, teguhkanlah hatiku di atas agama-Mu).” (HR at-Tirmidzi).”

.Imam Hasan al-Bashri juga mengajari kita untuk banyak memohon keistiqamahan kepada Allah SWT dengan doa,

.“AlLâhumma Anta Rabbunâ, farzuqnâ al-istiqâmah (Ya Allah, Engkau adalah Tuhan kami,”

.berilah kami keistiqamahan).” (Ibn Rajab al-Hanbali, Jâmi’ al-‘Ulûm wa al-Hikam, hlm. 245).”

.Alhasil, Ramadhan boleh saja tinggal kenangan. Namun, selayaknya kita tetap menjadi orang-orang yang istiqamah dalam ketaatan.”

.Termasuk istiqomah dalam berdakwah demi menyampaikan kebenaran meski dalam kesendirian.”

Komentar ditutup.