RENUNGAN UNTUKMU WAHAI SAUDARIKU MUSLIMAH & UMUMNYA KAUM MUSLIMIN Oleh : Ustadz Ahmad Ferry Nasution

 

Aurat bayi

Aurat cermin

 

RENUNGAN UNTUKMU WAHAI SAUDARIKU MUSLIMAH &

UMUMNYA KAUM MUSLIMIN
Oleh : Ustadz Ahmad Ferry Nasution

Saudariku muslimah yang berbahagia diatas hidayah dan rahmat ALLAH Subhaanahu wa Ta’ala…cobalah sejenak kita merenungi dari sebuah hadits Rasulullah SAW , agar kita bisa mengambil manfaat darinya…

Haditsnya yang diriwayatkan oleh Nu’man bin basyiir r a , ia berkata: saya mendengar Nabi SAW bersabda :
“Sesungguhnya Penghuni Neraka yang paling ringan adzabnya nanti pada hari kiamat ialah seseorang yang diletakkan di tengah kedua telapak kakinya dua bara api, yang dengan sebab dari dua bara api tersebut otaknya mendidih, sebagaimana periuk yang mendidih dalam bejana besar yang dipanggang oleh api.
(Riwayat bukhary :6561, 6562)

Coba engkau perhatikan dan renungkan wahai saudariku khususnya dan umumnya kaum muslimin!!

Jika seperti ini azab YANG PALING RINGAN pada hari kiamat kelak, lalu bagaimana adzab bagi orang yang diancam oleh ALLAH dengan AZAB YANG SANGAT PEDIH!!

Renungkanlah wahai pelaku syirik!
Renungkanlah wahai orang-orang yang terbiasa meninggalkan sholat!
Renungkanlah wahai muslimah yang masih menampakkan Auratmu
dihadapkan laki-laki yang tidak halal bagimu!

Wahai saudariku muslimah…
Gunakanlah akal sehatmu…
Tanyakan hatimu yang paling dalam, dalam menentukan pilihan ini…

Apakah hanya demi penampilanmu yang indah, kecantikanmu yang menawan serta tubuhmu yang elok, lalu engkau rela menjual akhiratmu dan engkau siap menerima azab yang pediihh?

Hendaklah selalu engkau renungi wahai para pelaku maksiyat….
Sebelum engkau mengerjakan ma’siyat apakah engkau sanggup mencelupkan tanganmu ke dalam lilin yang dinyalakan apinya?

Semoga pelajaran kita yang singkat ini memberikan manfaat untuk saya pribadi dan untuk kaum muslimin yang mau mengambil pelajaran.

Akhirnya kita memohon kepada ALLAH agar diberikan rasa takut kepadaNYA baik dalam kita sendiri maupun dihadapan manusia.

Komentar ditutup.