Cukup Allah bagiku,tempat diluapkan segala rasa cinta… by @tausiyahku

Allah bundar warna

Cukup Allah bagiku,tempat diluapkan segala rasa cinta…

Karena hanya Allah…. Cukup Allah… Dan hanya bersama Allah, segalanya terasa indah…

Cukup Allah bagiku,tempat diluapkan segala rasa cinta…

Dialah sebaik-baik tempat diserahkan segala urusan hidupku..

sesungguhnya sholatku, ibadahku, hidup dan matiku hanya untuk Allah…

Kau jauh namun selalu dekat dengan hambaMu…Kau tidak dapat dilihat oleh hambaMu..namun Kau Maha Melihat setiap gerak gerik hambaMU…

Ubun-ubunKu dalam genggamanMu..Engkaulah sebaik-baik tempat untukKu kembali..

Ya Allah, Jadikanlah aku seorang yang selalu mengingati-Mu, banyak mensyukuri nikmat-Mu.

berbakti kepada perintah-perintahMu, tunduk dan taat kepada-Mu, takut dan dan banyak bertaubat kepadaMu.

Ya Tuhanku, terimalah taubatku, sucikanlah dosa-dosaku, kabulkan doa-doaku, tetapkanlah pendirianku.

Tunjukkanlah hatiku ke arah kebenaran dan lisanku ke arah kebaikan dan cabutlah kedengkian dari dadaku.

Ya Allah, Karuniakanlah aku cinta orang yang mencintaiMu, agar bertambah kekuatanku untuk mencintaiMu… Amiiin.

Rindu cinta

Masih dalam naungan cintaNya, dan semoga akan tetap selalu dalam naungan cintaNya yang tak memiliki batas..

Yaa Allah…Saat aku menyukai seseorang, ingatkanlah aku bahwa akan ada sebuah akhir. Sehingga aku tetap bersama Yang Tak Pernah Berakhir.

Yaa Allah…Ketika aku merindukan seseorang,rindukanlah aku pada sosok yang rindu Cinta Sejati-Mu. Agar kerinduanku terhadap-Mu semakin menjadi.

Yaa Allah…Jika aku mencintai seseorang, cintakanlah aku dengan orang yang mencintai-Mu. Agar bertambah kuat cintaku pada-Mu.

Yaa Allah…Ketika aku sedang jatuh cinta. Jagalah cinta itu. Agar tidak melebihi cintaku pada-Mu.

Mencintai seseorang bukanlah apa-apa. Dicintai seseorang adalah sesuatu. Dicintai seseorang yang kau cintai sangatlah berarti.

Tetapi, dicintai oleh Sang Pencipta adalah SEGALANYA…

Karena hanya Allah…. Cukup Allah… Dan hanya bersama Allah, segalanya terasa indah…

Jarak mengajarkan banyak padaku tentang kerinduan. Dan waktu yang mendidik cintaku agar sabar menanti dalam dekapanNya.

Belajar kesabaran dari sang mawar. Ia tetap tegar menanti. Meski kadang satu dua hari mentari tak mau berkunjung jua.

Dan aku, masih bersabar menanti dia yang akan Allah sandingkan denganku. Siapa dia? Aku masih tak bisa menebak..

Mereka-reka pun tak mampu…

Berkali-kali menatap hujan yang rintik, yang kemudian menjadikannya deras. Bersama arak-arakan awan yang pekat. Masih tatapan yang sama.

Galau yaa menanti dia?? *senyum* . Sama sekali tidak..

Untuk apa menghabiskan waktu dengan terus memikirkannya? Bukankah Allah telah menjanjikannya dalam Alquran??

Komentar ditutup.