Suami yang Baik Oleh : Dede Farhan Aulawi

 

Pasangan cadar 1

Pasangan cadar

Suami yang Baik

Oleh : Dede Farhan Aulawi

Sahabat…

Suami yang baik adalah…
Suami yang penyayang, sabar dan bertanggung jawab…
Mampu mengendalikan amarah…
…dan merubahnya menjadi belai kasih yang tulus

Ingatlah akan kewajiban – kewajiban anda…
untuk memberi nafkah lahir dan nafkah bathin

nafkah lahir adalah nafkah yang berhubungan dengan kebutuhan lahiriah,
yaitu pangan, sandang, papan, dan kebutuhan biologis

sementara nafkah bathin adalah nafkah untuk memenuhi kebutuhan bathinnya,
yaitu mampu membimbing dan menuntunnya untuk menjadi hamba Allah yang
beriman…
artinya anda harus memiliki pengetahuan agama yang memadai…
sehingga bisa menjadi panutan dan tauladan
cukup ilmu dan bisa menjadi contoh yang baik

di samping itu harus bisa menjadi tempat bertukar fikiran,
menjadi bejana saat isteri memiliki masalah
lalu mampu menunjukkan jalan penyelesaiaanya yang baik
…dengan bijak…sabar…penuh dan pengertian

jadilah suami yang gagah…
yaitu suami yang mampu membuat kagum isterinya
kagum lahir dan bathin sehingga terpuaskan kebutuhannya

jadilah suami yang hebat…
yaitu suami yang dipenuhi dengan kasih sayang dan tutur kata yang santun,
jangan perlakukan isteri dengan kasar…
didik dan tuntun dengan sangat…sangat…sangat sabar
bantu setiap kerja kerasnya dengan pujian yang wajar
hargai dan hormati martabat isterinya dengan kemuliaan

meski anda tahu…,
bahwa ridlo Allah terhadap seorang isteri tergantung pada ridlo suaminya,
ini tidak berarti anda bisa perlakukan dia seenaknya
jangan pernah menganggap isteri tidak tahu
jika memang tidak tahu, maka anda harus mengajarinya sehingga ia tahu.

jangan anda anggap mumpung dia jauh…
karena sensitivitas perasaan seorang wanita
akan bisa merasakan apa yang tak terlihat oleh mata
dan lebih dari itu…
tidak ada sejengkal bumi pun yang luput dari pandangan Allah
sungguh Dia Maha Melihat, maha Mendengar dan Maha Mengetahui

Wahai para suami yang shalih,
jadikan tiap tetes keringat kerjamu…
adalah untuk mencari nafkah buat keluarga sehingga menjadi ibadah
berikanlah kebutuhan mereka dengan rejeki yang halal
hingga daging dan darah yang mengalir di tubuhnya dipenuhi keberkahan

jangan anda bangga dan ninabobokan mereka dengan gemerlap ketidakjelasan,
karena apapun yang anda lakukan…
akan dimintai pertanggungjawabannya dihadapan Allah.

kesalahan isteri adalah kewajiban anda untuk memperbaikinya
kekurangan isteri adalah kewajiban and menyempurnakannya
jangan pernah anda gunakan kekurangan isteri…
sebagai alasan untuk membenarkan pelarian

sikap isteri dan anak anda,
adalah cermin dari kelakuan dan sifat anda

berhentilah untuk menyalahkan
dan mulailah untuk memberi ketauladanan

berhentilah untuk menyoroti kekurangan,
dan mulailah untuk saling menggenapkan

berhentilah bicara soal ketidakmampuan,
dan mulailah dengan bimbingan dan tuntunan

Oleh karenanya sahabatku,

Lakukanlah semua kewajiban anda dengan niat ikhlas karena Allah,
berusahalah dengan sungguh-sungguh
…dan lakukan dengan cara yang baik.

Jaga perasaan isteri…
Jangan pernah sakiti dengan kesengajaan
satu kali melakukan pengkhianatan
maka akan sangat sulit untuk membangun istana kesetiaan

Semoga anda mampu menjadi suami yang bisa menunaikan kewajiban yang baik
untuk anak dan isteri, sehingga Allah ridlo dengan kepemimpinan di
keluarga.

Aamiin…

Iklan

Komentar ditutup.