10 HARI DI BULAN DUL-HIJJAH Penulis : Ustadz Rochmad Supriyadi, Lc

Dzulhijah dan ke;ebihan nya

10 HARI DI BULAN DUL-HIJJAH

Penulis : Ustadz Rochmad Supriyadi, Lc

Diantara karunia Allah SWT kepada para hamba, dijadikannya satu kesempatan untuk berbuat taat, memperbanyak amal shalih, berlomba dalam perkara yang dapat mendekatkan diri kepada Allah SWT ……

Seorang yang bahagia adalah yang mampu mengisi hari-harinya dengan ketaatan, dan tidak membiarkan hari tersebut berlalu tanpa bekas

Diantara kesempatan muliya tersebut adalah 10 hari dibulan dul-Hijjah, yang mana Nabi SAW memberikan kesaksian bahwasanya ia adalah sebaik-baik hari di dunia, dan menganjurkan agar banyak beramal didalamnya, bahkan Allah SWT telah bersumpah dengannya, dan ini adalah dalil yang menunjukkan kemuliyaan hari tersebut, dikarenakan Dzat Yang Maha Besar tidak bersumpah kecuali terhadap perkara yang Besar.

Dengan ini seorang hamba hendaknya bersungguh-sungguh menyambutnya, beramal didalamnya, menggunakan sebaik-baiknya.

Dengan apa kita menyambutnya?

1. Taubat dengan sepenuh hati.
Seorang muslim hendaknya dalam menyambut bulan ini dengan banyak bertaubat, Allah berfirman, “Dan bertaubatlah kalian semuanya kepada Allah wahai orang-orang yang beriman agar kalian beruntung”. An-Nur 31.

2.Berusaha sekuat tenaga memperbanyak amal salih, Allah berfirman, “Dan orang2 yg bersungguh-sungguh (berjihad) untuk kami, niscaya kami akan tunjuki kepada nya jalan-jalan kami”. Al-Ankabut 69.

3. Menjauhi perkara maksiat.

Sebagaimana ketaatan akan mendekatkan kepada Allah SWT , maka maksiat adalah sebab jauhnya hamba dari Allah SWT dan rahmat-Nya. Jikalau sekiranya mengharap ampunan ilahi, dan bebas dari siksa-Nya, maka menjauhlah dari maksiat di hari nan suci ini. “Barang siapa memahami tujuan yang akan dituju, niscaya akan terasa ringan apa yang ia tempuh”.

– Qism Ilmi bid-Daar Al-Watn –

Komentar ditutup.