“LUANGKAN WAKTU DEMI ANAKMU” By “@semesta_kicau

59715 478704076884 130701516884 7284321 6476899 n

Ayah kawan terbaik

 

“LUANGKAN WAKTU DEMI ANAKMU”

Fenomena yang terjadi belakangan ini adalah ibu bekerja. karena bekerja, maka konsekuensi logisnya anak ditaruh di tempat penitipan anak.

Dulu, anak-anak takut bangun siang. takut rezeki dipatok ayam. sekarang, mereka bilang: ‘berani patok rezekiku, aku jadiin ayam panggang!’

Perhatikan disekitar kita, bisnis penitipan anak menjamur bak cendawan di musim hujan.

Tiap pagi, ibu-ibu berpakaian rapih, berbondong bondong bawa anaknya ke tempat penitipan anak. sore sepulang kantor baru dijemput.

Ibu bekerja karena tuntutan hidup. penghasilan suami tak cukup. ini adalah alasan klasik yang selalu muncul.

Tak masalah ibu bekerja, ataupun menitipkan anak, tapi pastikan, anda punya rencana untuk menggantikan waktu yang seharusnya untuk anak.

Luangkan waktu bersama mereka. saat sudah dirumah, matikan semua koneksi dengan dunia maya. konsentrasilah pada anak. they need you.

Berinteraksilah sepenuh hati bersama anak diwaktu yang sedikit sepulang kerja itu, sebelum mereka terlelap dan kembali dititipkan, esok pagi.

Sempatkanlah membacakannya dongeng. atau permainan sederhana yang dapat membuatnya tertawa bersamamu.

Coba letakkan posisimu pada anak, kasihan lho mereka dititipkan. kadang mereka menangis saat kamu serahkan pada pengasuh. mereka masih kangen.

Masa kecil itu tidak lama. tahu-tahu mereka sudah dewasa. tentu mereka tak bisa lagi kamu dongengin sebelum tidur. they have own story.

Kalau sebagai ibu, pagi bekerja, lalu malam eksis didunia maya, pertanyaannya: ‘anak ada di nomor urut berapa dalam skala prioritasmu?’

Jangan sampai ada penyesalan dimasa tua. menyesal itu ngga enak lho… cuma ngingetin aja sih..

Saya, secapek apapun selepas kerja, selalu berinteraksi dengan anak. saya ingin saat mati dikenang anak sebagai ayah yang hebat. itu saya lho ya…

Punya karir bagus itu keren. tapi luangkan waktumu untuk anak ya, ayah-bunda… cuma ngingetin aja sih..

udah ah cuap-cuapnya…. saya ngga ingin mengajari ikan berenang…. hehe….. maaf ya…………..

By ” @semesta_kicau

Komentar ditutup.