HARI INI, 14 ABAD YANG LALU. BY .. Abu Fahd NegaraTauhid

Arafah 1

HARI INI, 14 ABAD YANG LALU…

Arafah adalah padang seluas 10,4 km persegi. Dulu sangat gersang, tapi kini mulai hijau ditumbuhi pepohonan yang satu jenisnya disebut orang Arab sebagai “Pohon Soekarno” karena bibitnya merupakan hadiah dari Presiden RI pertama tersebut. Sejumlah petugas tampak memasang tenda-tenda yang dipersiapkan bagi jemaah haji yang akan melakukan wukuf, berdoa, dan berzikir di bebatuan di Arafah.

Pemerintah Arab Saudi tidak membangun gedung atau fasilitas lain di Arafah. Tenda-tenda perkemahan pun hanya dipasang setahun sekali saat musim haji. Barangkali ingin mengikuti sunah Nabi Muhammad saat melakukan haji terakhir atau haji Wada.

Pada tahun 10 Hijriyah Rasulullah shallallahu ‘alaihi wasallam melakukan ibadah haji. Haji tersebut merupakan haji pertama dan terakhir beliau. Haji itu dikenal dengan nama “Haji Wada’ (haji pamitan/perpisahan)”, karena beliau mengisyaratkan bahwa mungkin beliau tidak akan ketemu dengan umatnya pada tahun berikutnya. Mulai dari kota Madinah dan jalan-jalan menuju kota Makkah, banyak sekali orang-orang yang bergabung bersama beliau untuk meneladani haji beliau.

Pada tanggal 9 Dzulhijjah tahun 10 Hijriyah, beliau berkhutbah di padang Arafah yang dihadiri oleh ratusan ribu manusia untuk mendengarkan khutbah atau pidato Nabi. Inilah khutbah paling penting dan sangat emosional yang bersejarah bagi umat muslim karena ajaran Islam dituntaskan dan disempurnakan hari itu. Rasulullah shalallahu alaihi wasallam adalah orator hebat di muka bumi. Ia bangkit dari duduknya dan berdiri di kelilingi para pengikutnya yang datang dari berbagai penjuru. Rasulullah menyampaikan khutbah dengan emosional dan menyentuh relung jiwa pendengarnya. Umar bin Khattab, sahabat nabi, diriwayatkan menangis mendengar khutbah tersebut.

Inilah teks khutbah beliau sebagaimana yang diriwayatkan oleh Imam Muslim di dalam kitab Shahihnya, beliau shallallahu ‘alaihi wasallam bersabda:

Khutbah Rasulullah Shalallaahu alaihi wasalam di Arafah.

“Sesungguhnya darah-darah dan harta-harta kalian haram atas kamu sekalian seperti haramnya harimu ini, di bulanmu ini, di negerimu ini. Ketahuilah segala sesuatu dari perkara Jahiliyyah diletakkan di bawah kedua telapak kakiku ini.

“Darah-darah dizaman Jahiliyyah diletakkan (dibatalkan dari tuntutan,-Pent) dan (tuntutan) darah pertama yang dibatalkan di antara tuntutan darah-darah kami adalah darah Ibnu Rabi’ah bin al-Harits, dia adalah seorang anak yang disusukan dikalangan Bani Sa’ad, lalu ia dibunuh oleh seorang dari suku Hudzail. Riba Jahiliyyah pun dibatalkan dan riba pertama yang aku letakkan (batalkan adalah riba milik ‘Abbas bin ‘Abdul Muththalib, semua riba itu dibatalkan.”

“Bertakwalah kamu kepada Allah dalam (memperlakukan) para isteri, karena sesungguhnya kalian mengambil mereka dengan amanah Allah, dan menghalalkan kemaluan-kemaluan mereka dengan kalimat Allah. Kewajiban mereka atasmu yaitu mereka tidak boleh mempersilahkan seorang pun yang tidak kamu senangi untuk masuk ke rumahmu. Dan apabila mereka melanggar hal tersebut, maka pukullah mereka dengan pukulan yang tidak keras dan tidak menyakitkan. Dan kewajibanmu atas mereka yaitu memberi rizki (makan) dan pakaian dengan cara yang baik.”

“Dan bahwasanya telah kutinggalkan padamu sesuatu yang menyebabkan kamu tidak akan tersesat selama-lamanya jika kamu berpegang teguh padanya, yaitu “Kitabullah”. Dan kamu akan ditanya tentangku, maka apakah jawaban kalian? (Para Sahabat) berkata: ‘Kami bersaksi bahwasanya engkau telah menyampaikan (risalah Rabbmu), menunaikan (amanah) dan menasihati (ummat), lalu beliaupun bersabda sambil mengangkat jari telunjuknya ke langit dan menggerakkannya kepada para Sahabat (jama’ah haji): ‘Ya Allah saksikanlah! Ya Allah saksikanlah (beliau mengucapkannya tiga kali.)'”

Dan pada hari ini 9 Dzulhijjah (14 Oktober 2013), sebanyak lebih tiga juta jemaah haji dari seluruh penjuru dunia berkumpul di Padang Arafah. Selain wukuf, berdoa, dan berdzikir, mereka mengenang khutbah terakhir Nabi di padang Arafah.

Komentar ditutup.