” Makna Penting Tetesan Darah Qurban” by @sidogiri

idul adha

ALLAAHU AKBAR ALLAAHU AKBAR…
Laa Ilaaha Illallahu Wallaahu Akbar.
ALLAAHU AKBAR WALILLAAHILHAMD…

Memasuki bulan Dzulhijjah, mungkin ada yang mau mempersiapkan qurban? Simak tentang ” Makna Penting Tetesan Darah Qurban”

1. Menyembelih qurban sudah ada sejak Masa Nabi Adam. Al-Qur’an brcerita bahwa Qabil & Habil, putra Adam, menyerahkan kekayaannya untuk Allah.

2. Para Nabi sebelum Rasulullah juga mengajarkan berkurban. Caranya kurban diletakkan di sebuah tempat, kemudian disambar api dari langit.

3. Jika kurban yang diletakkan tadi hilang dengan disambar api langit, ini menandakan kurban diterima oleh Allah.

4. Kini kurban lebih memilki makna sosial yang kuat dan menunjukkan kepedulian. Dengan dibagi-bagikan pada kalangan yang membutuhkan,

5. Secara historik, kurban disyari’atkan pada tahun II hijriah. Rasulullah berkurban 2 ekor kambing yang bertanduk dan berbulu putih loreng.

6. Kambing pertama beliau tujukan untuk diri dan keluarganya, sedangkan yang kedua untuk seluruh umatnya. Maka diikuti oleh Sahabat yang lain

7. Selain itu, QS al-Kautsar: 2 juga memerintahkan berkurban. Mayoritas ulama mengarahkan ayat tersebut pada perintah ibadah kurban.

8. Dari berbagai dalil, baik Qur’an atau Hadis, ulama menyimpulkan bahwa ibadah kurban hukumnya sunnah muakkad.

9. Hewan yang layak dijadikan kurban adalah hewan dengan kualitas terbaik tanpa cacat fisik, dan tidak berpenyakit.

10. Memang kurban adalah ibadah yang terkait dengan tingkat ekonomi sesorang, Sehingga jarang yang melakukan. Meski pahalanya sunnah muakkad

11. Tapi bukan berarti orang miskin tidak bisa berkurban. Ibnu Abbas mnganjurkan bagi yang tidak mampu menyembelih kambing agar menyembelih ayam

12. Hal ini agar orang miskin juga mendapat keutamaan berkurban. Karena setiap tetes darah kurban dapat melebur dosa orang yang melakukannya

13. Oleh sebab itu Wahbah az-Zuhaili berpendapat tidak cukup ibadah kurban dengan menjual hewannya kemudian hasilnya disedekahkan.

14. Hewan yang sudah ditentukan untuk dibuat kurban, tidak boleh dimanfaatkan oleh pemiliknya. Sebab pada dasarnya hewan itu sudah milik Allah

15. Orang yang mengatakan, ” saya jadikan hewan ini untuk kurban “, meski tidak ada niat nadzar, maka menjadi kurban wajib (kurban nadzar).

16. Sehingga hewan tersebut tidak boleh dikendarai, diperah susunya, atau manfaat-manfaat yang lain. Jika hewan itu hilang harus diganti.

17. Untuk hewan yang menjadi kurban nadzar, maka orang yang berkurban beserta keluarga yang wajib dinafkahi tidak boleh memakan walau hanya secuil.

18. So, ada yang berniat untuk berkurban tahun ini? kurban kambing cukup dikendarai 1 orang saja, sedang kurban sapi untuk 7 orang.

Iklan

Komentar ditutup.