Janji Allah tentang shalat, akan mempermudah rezeki by syarifbaraja

 

Anak laki2 dan cewe sholat

Janji Allah tentang shalat, akan mempermudah rezeki

Janji Allah, jika kita bersabar dalam mendirikan shalat, maka Allah akan memberikan kita rezeki dengan mudah.

1. Adakah hubungan antara shalat dan rejeki? Ini pertanyaan yang sangat menarik. Mari kita bahas bersama …….

2. Ada sebuah ayat Al Qur’an yang menjelaskan hubungan ini dengan begitu jelas dan gamblang.

3. Firman Allah dalam surat Toha ayat 132: Dan perintahkanlah kepada keluargamu mendirikan shalat

4. dan bersabarlah kamu dalam mengerjakannya. Kami tidak meminta rejeki kepadamu, Kami-lah yang memberi rejeki kepadamu.

5. Dan akibat [yang baik] itu adalah bagi orang yang bertakwa. [QS. Thaha: 132]

6. Ayat ini seolah berpesan pada kita untuk tidak memfokuskan pada rejeki, pesan bahwa rejeki bukan fokus utama hidup.

7. Ayat ini menerangkan fokus yang lebih utama daripada rejeki, yaitu fokus pada mendirikan shalat.

8. Ingat, mendirikan shalat berbeda dengan sekedar melakukan shalat. Mendirikan shalat lebih dari sekedar melakukan.

9. Melakukan shalat adalah sekedar melakukan shalat, meski tanpa khusyu, tanpa tadabbur, tanpa meresapi bacaan shalat.

10. Seperti ini sudah bisa disebut melakukan, tapi belum bisa disebut mendirikan. Mendirikan terkait banyak hal.

11. Mendirikan harus dengan memahami bacaan shalat dan meresapi bacaan shalat. Bukan asal baca. Bukan asal shalat.

12. Tapi shalat yang menumbuhkan tauhid dan iman di dalam dada, shalat yang menimbulkan tawakkal dan takwa pada Allah.

13. Apakah shalat yang dilakukan secara asal bisa mempertebal tauhid, iman dan tawakkal dalam dada?

14. Membaguskan shalat, inilah yang diinginkan Allah dari kita. Tidak ingin kita fokus pada mencari rejeki.

15. Apakah kebanyakan manusia berfokus pada apa yang diinginkan Allah? Atau mereka fokus pada keinginan diri?

16. Allah Maha Pengasih dan Penyayang, menyayangi kita semua, menunjukkan pada fokus yang benar dalam hidup.

17. Seolah Allah berkata pada kita: perbaguslah shalatmu, rejeki akan kuberikan kepadamu. Allah yang berjanji memberi.

18. Apakah Allah akan mengingkari janjiNya? Apakah Allah akan mengingkari ucapanNya?

19. Tidak. Allah tidak mengingkari janji. Allah Maha Benar, segala ucapanNya adalah mutlak benar.

20. Ketika orang memfokuskan diri pada memperbaiki shalat, maka janji Allah akan terlaksana. Rejeki akan datang.

21. Dia akan mendapat rejeki dengan mudah. Allah sendiri yang akan memberinya, dari jalan yang dipilihNya sendiri.

22. Jika Allah sudah berkehendak memberi banyak, adakah yang bisa mengurangi? Adakah yang bisa mencegah kehendak Allah?

23. Allah yang memiliki rejeki, Allah yang membaginya pada kita. Kewajiban kita adalah menunaikan perintahNya.

24. Allah tidak akan menyia-nyiakan mereka yang melaksanakan perintahNya. Apakah kita masih ragu?

25. Penuhilah perintah Allah, yaitu memerintahkan keluarga untuk mendirikan shalat, & bersabar dalam mendirikan shalat.

26. Bersabar. Jangan lupakan kata ini. Sabar itu pahit rasanya. Tapi akibatnya amat manis.

27. Perintah Bersabar dalam mendirikan shalat. Allah memberitahu kita bahwa mendirikan shalat itu bukan mudah.

28. Artinya perintah untuk memperbagus shalat, dan mendirikan shalat dengan baik. Ini susah. Perlu sabar.

29. Jika memang mendirikan shalat itu mudah, semudah mendengar musik, maka tidak perlu bersabar, karena mudah.

30. Mendirikan shalat semampu kita, berusaha sekuat tenaga, dan bersabar dalam usaha memperbagus shalat.

31. Dan Allah tidak akan mengingkari janjiNya, rejeki akan datang kepada kita. Allah yang mengantar. Percayalah.

32. Tapi rejeki tidak akan turun dari langit, kita tetap harus bekerja mencarinya di bumi. Harus tetap bekerja.

33. Bekerja mencari rejeki sambil tetap fokus pada shalat, berbeda dengan fokus mencari rejeki tapi tetap shalat.

34. Tapi amat berbeda, ketika kita mencari rejeki tanpa bantuan Allah, dan ketika Allah membantu kita bekerja.

35. Kapan kita ingin memperbagus shalat kita? Apa yang menghalangi kita dari memperbagus shalat?

Semoga manfaat dunia akhirat. Amin.

Iklan

Komentar ditutup.