Shalat Membuat Rezeki Jadi Mudah by syarifbaraja

sholat jamaah pakarfisika

anak sholat full

 

Shalat Membuat Rezeki Jadi Mudah

Kisah Maryam membuktikan bahwa rezeki akan mudah ketika kita melaksanakan shalat dengan benar.

1. Ada kisah yang indah, menjelaskan tentang hubungan Al Qur’an dan rejeki, yaitu kisah Maryam. Mari kita bahas bersama.

2. Ibu Maryam menazarkan anaknya untuk ibadah & berkhidmat pada Masjidil Aqsha. Maryam dipelihara oleh Nabi Zakaria,

3. Maryam mengisi hidupnya dengan ibadah. Dia shalat di tempat yang disebut mihrab. Mihrab artinya tempat shalat.

4. Dalam bahasa sekarang, mihrab adalah Mushala, tempat khusus untuk beribadah/shalat di dalam rumah.

5. Setiap Nabi Zakaria masuk ke mushalanya, selalu melihat makanan. Padahal tidak mengantar makanan ke situ.

6. Dan makanannya pun bukan sembarang makanan. Dalam tafsir dijelaskan bahwa Maryam mendapatkan buah di luar musim,

7. Ketika musim dingin, Maryam mendapatkan musim panas, ketika musim panas, Maryam mendapatkan musim dingin. Menarik.

8. Dan yang menarik lagi, dalam teks ayat tercantum dengan tegas kata rejeki. Lihat surat Ali Imran 37.

9.Nabi Zakariya heran, dan bertanya: Dari mana ini wahai Maryam? Maryam menjawab: ini adalah dari Allah.

10. Lalu Allah menambahkan dalam ayat: Innallaha yarzuqu man yasyaa’u bighairi hisaab. Lihat Ali Imran: 37

11. Allah memberi rejeki bagi siapa yang dikehendaki tanpa perhitungan. Ini jelas. Kehendak Allah pasti terjadi.

12. Dalam ayat ini jelas sekali hubungan shalat dan rejeki. Maryam memperbanyak shalat dalam hidupnya.

13. Allah pun memberinya rejeki tanpa dia harus mencari, tanpa bekerja. Malaikat langsung turun.

14. Kisah ini memperkuat apa yang telah dijelaskan, yaitu Allah menjamin rejeki bagi mereka yang memperbagus shalat.

15. Bukankah Allah menepati janjiNya? Atau kita masih ragu pada janji Allah?

16. Apakah kita percaya pada janji sukses dari motivator, tapi ragu pada janji sukses Allah?

17. Maryam mengisi hidupnya dengan shalat, Allah memberinya rejeki langsung dari langit.

18. Bukankah kita ingin dapat rejeki dengan mudah? Kita bisa dapat rezeki dengan mudah, jika Allah menghendaki.

19. Maka lakukanlah apa yang digariskan Allah, maka Allah akan memenuhi janjiNya.

20. Perintah Allah bukan sekedar melakukan, tapi mendirikan. Sudahkah kita paham arti mendirikan shalat?

21. Mendirikan mencakup tiga unsur, yaitu benar, panjang, dan banyak. Ini tiga unsur yang harus ada.

22. Begitu juga dengan unsur-unsur penunjang lain yang harus ada dalam shalat. Ini penting untuk kita tahu.

23. Mendirikan shalat bukanlah mudah. Tapi ketika kita laksanakan, rezeki kita akan datang dengan mudah.

24. Jika kita shalat dengan mudah, tanpa perlu memaksa diri dan bersusah payah, maka rejeki akan susah kita cari.

25. Mari kita pilih, mudah shalat, tapi susah cari rejeki, atau susah shalat, tapi mudah cari rejeki.

26. Meski rezeki akan mudah kita cari, tapi tetap kita harus bekerja. Itulah perintah Allah.

27. Tapi pekerjaan kita jadi mudah, karena Allah membantu kita. Jika Allah sudah membantu, siapa yang bisa menghalangi?

28. Apakah kita ingin dibantu Allah dalam pekerjaan kita? Atau kita ingin mengerjakan semua sendirian?

29. Maka mulailah menempuh jalan Allah, yaitu jalan shalat dengan susah payah, shalat dengan sabar.

30. Demikian bahasan tentang shalat dan rezeki, semoga yang sedikit ini bermanfaat.

by syarifbaraja

Komentar ditutup.