Toko Hati Kalbu BY: Kuntawiaji.

00FX054YvdX

 

Toko Hati Kalbu
Namanya Kalbu. Dia baru saja membuka toko miliknya sendiri, namanya Toko Hati. Di hari pertama pembukaan tokonya, orang-orang di jalan hanya melenggang bebas tanpa menoleh sedikit pun.

Hari kedua, mulai ada yang menoleh. Hari ketiga, sudah ada yang masuk. Semakin hari, semakin ramai saja tokonya. Kalbu senang.
Tetapi lama-kelamaan ia sedih. Orang-orang itu justru mengacak-acak tokonya, tidak berlaku sebagaimana mestinya seorang pengunjung toko. Keesokan harinya, Kalbu menempelkan pengumuman di pintu masuk toko.

Peraturan Pengunjung Hati:

1. Dilarang mematahkan apapun.
2. Dilarang masuk kalau hanya ingin melihat-lihat.
3. Kalau mau lihat-lihat dulu, silahkan perhatikan display yang tersedia di etalase keseharian.
4. Kalau hendak meninggalkan toko, harap beritahu pemilik, dan kembalikan kondisi toko seperti sedia kala.
5. Mengacak-acak toko lalu pergi adalah perbuatan tidak bertanggung jawab yang dapat diganjar hukuman 8 tahun embargo cinta.

Setelah pengumuman dibuat, tokonya menjadi sepi. Tapi, Kalbu justru senang. Hanya orang tertentu dengan niat sungguh-sungguh lah yang akan memasuki tokonya. Dan orang-orang itu, tidak akan semena-mena lagi terhadap tokonya, terhadap Toko Hatinya. (Kuntawiaji)

Iklan

Komentar ditutup.