Karena Cantik By :KURNIAWAN GUNADI

Allah anyelir dua tangkai

 

Karena Cantik

Aku bingung bersikap saat berada di dekatmu, karena kamu terlalu cantik. Aku gugup berkata di depanmu karena kamu sangat cantik. Bagiku, kamu cantik sekali.

Benarlah kata iklan di televisi bahwa cantik itu benar-benar bisa mengalihkan dunia. Aku harus berkata apa jika itu memang benar adanya. Seandainya mata ini diberi kelebihan untuk melihat apa yang ada di dalam hati. Tentunya tidak akan seperti ini.

Aku takut mencintaimu karena kamu cantik. Seandainya kecantikan itu perlahan-lahan sirna karena usia, maka ikut hilang pula apa yang disebut cinta itu. Aku khawatir kecantikan itu melalaikanku dari ibadah dan kerja kerasku karena aku terlalu suka berlama-lama berada di dekatmu.

Aku takut bayang-bayangmu menjadi pengahalang antara aku dan Tuhanku. Aku bertanya-tanya mengapa Tuhan menciptakanmu secantik ini, menjadi ujian dan anugerah dalam satu waktu. Jika perempuan bumi ada yang bisa secantik ini, bagaimana dengan bidadari surga?

Aku takut mencintaimu karena kamu cantik. Dan bagiku, kamu cantik. Lalu malaikat menepuk pikiranku dari lamunan panjang serta mengatakan sesuatu di dalam hati. “Jangan takut, Tuhan tidak akan menguji seseorang diatas kemampuan hamba-Nya. Jika cantiknya menjadi ujianmu, maka Tuhan tahu kamu pasti bisa mengatasinya. Bersyukurlah, karena dia menyegerakan bidadari untukmu. Bersyukurlah, semoga Tuhan melebihkan nikmat untukmu”

Aku memandangnya, gadis dengan kerudung panjang di selasar antar labtek kampus. Yang di matanya terpancar masa depan, yang di dalam dirinya ada jawab, bahwa orang sepertimu sangat sayang terlewatkan. Semoga Tuhan mempersatukan.

Temanggung, 13 Oktober 2013

By :KURNIAWAN GUNADI

Iklan

Komentar ditutup.